Yoga Untuk Ibu Hamil Demi Kehamilan Dan Persalinan Lancar

Yoga Untuk Ibu Hamil Demi Kehamilan Dan Persalinan Lancar

12
0

Your Ads


Yoga Untuk Ibu Hamil Demi Kehamilan Dan Persalinan LancarWomen Fitness

Jaman sekarang, yoga untuk sudah banyak ditawarkan dimana-mana. Mulai dari harga murah sampai paling mahal sekalipun pokoknya ada saja. Terkadang bunda dan ayah bisa dibuat bingung dengan tawaran yang terus berdatangan, belum lagi testimony produk yang entah mana yang betul.

Namanya konsumen, ragu itu sah saja. Justru, informasi banyak tersedia di internet guna mempermudah masyarakat masa kini. Meskipun fungsi yoga berbeda tiap kelas, tapi secara garis besar ada 7 manfaat yang biasanya bisa dirasakan dalam jenis yoga apa saja. Penasaran? Yuk, langsung di cek daftar manfaat yoga dibawah ini:

1. Otot ‘penopang perut’ tidak tegang
Namanya membawa janin yang terus tumbuh setiap harinya tentu memberi tekanan tersendiri bagi ibunda. Bagian bahu berusaha keras menjadi sabuk pengaman dalam memastikan perut tetap pada posisi semula, ditopang dari bawah oleh pinggul dan punggung. Jangan heran kalau bunda cepat merasa pegal dimana-mana.

Dengan rajin melakukan yoga, secara otomatis otot lebih rileks dan lemas. Kelak, saat tulang pinggul harus membesar guna membuka ruang lebih luas untuk si kecil, manfaat yoga bagi kehamilan akan sangat terasa. Biasanya bunda akan merasa super tidak nyaman saat tulang membesar, lain cerita dengan para penggemar yoga. Karena tulang lebih rileks otomatis transisi jauh lebih mudah.

2. Sirkulasi lancar
Tubuh manusia sangat bergantung pada oksigen. Kalau dijelaskan lebih lanjut, maka urutannya adalah hidung menghirup oksigen, yang kemudian disaring, barulah ‘naik’ ke atas hemogoblin pada sel darah. Setelah oksigen siap berangkat, sel darah yang dipacu oleh jantung terdistribusi ke seluruh tubuh. Perasaan segar dan bersemangat diakibatkan aliran darah pembawa oksigen lancar jaya.

Kalau bunda tidak punya sirkulasi lancar, akan sangat berbahaya. Dari segi bunda, tubuh akan mudah lelah dan letih, sedangkan bagi janin, kekurangan oksigen sama saja menghambat perkembangannya. Gerakan yoga sudah dirancang untuk membuka sirkulasi tubuh, sehingga masalah oksigen bisa teratasi dengan damai.

3. Rasa bersahabat
Prenatal Yogauntuk kehamilan sebetulnya lebih bagus jika dilakukan dalam suatu komunitas. Kecuali bunda seorang introvert yang merasa jauh lebih nyaman sendirian maka lain lagi ceritanya. Tapi, kalau bunda memang tidak keberatan dalam suatu lingkup komunitas, memilih yoga ramai-ramai punya manfaat tersendiri.

Pada dasarnya manusia ingin dimengerti, namun lucunya, seseorang jauh lebih percaya pada orang yang punya kondisi serupa, bisa dibilang teman seperjuangan. Kalau sudah sampai pada tahap teman seperjuangan, ada kebersamaan yang tak tergantikan. Dalam kehamilan, berbagi cerita dengan bunda yang juga mengandung akan sangat membantu stabilisasi kondisi psikologis. Bahkan, bunda bisa menemukan teman-teman setia baru untuk calon bayi.

4. Lebih dekat dengan janin
Banyak orang merasa janin bukan kategori manusia, pasalnya janin masih belum berbentuk nyata dan belum mampu berpikir maupun berkeinginan. Padahal, kalau dilihat kembali, janin bisa merasakan kasih sayang bunda yang mungkin tak diingatnya kelak. Bunda hanya perlu akses ke janin supaya mampu merasakan keberadaannya sebagai manusia.

Pada saat melakukan yoga, bunda dipaksa untuk diam. Ketika tubuh diam, secara otomatis otak akan mencari ‘kerjaan’ terdekat, dalam hal ini tubuh bunda. Perlahan tapi pasti bunda bisa merasakan detak jantung janin, bagaimana aliran tubuh semua berfokus pada janin, dan perasaan lain yang mungkin tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

5. Pernafasan lebih lancar
Banyak adegan film dan serial menayangkan persalinan. Kalimat semacam ambil nafas dan keluarkan pasti sudah sering sekali digaungkan. Ya, pernafasan menjadi kunci keberhasilan saat masa persalinan. Kenapa ? pernafasan yang lancar berarti sirkulasi juga lancar sehingga tubuh jauh lebih tenang dan tidak panik.

Sesuatu yang terdengar mudah tidak selamanya gampang. Pernafasan sekalipun membutuhkan pelatihan, karena di saat panik dan kesakitan, hanya mengatur nafas saja sudah jadi tugas yang berat. Baiknya, bunda fokus pada yoga dan memastikan bahwa penguasaan terhadap ilmu pernafasan bukan level pemula pada saat bayi dalam proses keluar.

6. Kehamilan kian tenang

Seluruh tubuh dikaitkan dengan ‘benang’ bernama saraf. Tak jarang, kalau saraf sampai rusak, dapat dipastikan sangat sulit untuk disembuhkan dibanding cidera pada otot atau tulang. Berita baiknya kalau bunda tahu persis bagaimana melatih saraf, maka efek yang diberikan untuk bunda juga luar biasa.

Kala melakukan yoga, secara tidak langsung saraf lebih rileks. Bisa dibilang, yoga merupakan ‘hiburan’ tersendiri di kala beban berat yang harus ditanggungnya. Begitu saraf lebih rileks, secara otomatis kinerja tubuh menjadi lebih tenang dan tak buru-buru. Tidur lebih nyenyak, dan pikiran lebih jernih hanya sebagian kecil dari efek saraf yang diperlakukan benar.

7. Keseimbangan
Yoga memperoleh reputasi dan kepopulerannya dengan satu hal saja yakni keseimbangan. Tubuh manusia digerakkan oleh dua hal yakni pikiran dan fisik. Ketika keduanya mencapai titik imbang, seseorang bisa merasa lebih tenang dan tentram dalam melakukan hal apapun. Tak heran yoga sering menjadi alternatif rehabilitasi yang cukup efektif.

Pada kasus ibu , adanya ‘rekontruksi’ tubuh yang demikian banyak dalam waktu 9 bulan membuat emosi bak wahana roller coaster. Hawanya ingin selalu marah, namun juga senang mendadak, kacau balau. Dengan melakukan yoga untuk ibu hamil secara rutin dan benar, seharusnya gangguan emosi serta rusaknya stabilitas tubuh bisa diatasi dengan cukup baik.

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY