Tips Mengelola Keuangan Setelah Lebaran

Tips Mengelola Keuangan Setelah Lebaran

19
0

Your Ads

Tips Mengelola Keuangan Setelah Lebaran. Euforia lebaran sudah selesai dan angin segar yang biasa kita kenal dengan tunjangan hari raya pun tinggal tersisa remah-remahnya. Oleh karena itu Ibu sebagai ujung tombak pengelolaan keuangan rumah tangga harus sudah mulai mengencangkan kembali sabuk pengamannya dalam mengolah pengeluaran keluarga. Berikut ini kami berikan beberapa pengelolaan keuangan setelah lebaran ala duniaibu.org

Tips Mengelola Keuangan Setelah Lebaran
Manajemen-Keuangan-Pasca-Lebaran

Berikut adalah 5 Tips Mengelola Keuangan Pasca Lebaran

  1. THR Habis, Normalkan Pengeluaran
    Saat lebaran kita lebih banyak melakukan pengeluaran guna memenuhi aneka perlengkapan untuk lebaran, misalnya baju lebaran dan aneka kue. Malah kadang-kadang kita membelanjakan uang kita untuk hal-hal  yang sifatnya hanya keinginan kita saja dengan mengabaikan keperluan dari barang tersebut. Namun perlu diingat bahwa pada saat itu entah dari kita maupun suami mendapat penghasilan tambahan berupa THR.  Apabila pola seperti itu terus berlanjut setelah lebaran, maka kondisi keuangan keluarga bias carut marut. Maka dari itu susun kembali pengeluaran bulanan yang perlu ibu keluarkan. Lihatlah kembali catatan pengeluaran di bulan-bulan sebelum Ramadhan. Janganlupa juga untuk mempertimbangkan kondisi harga barang-barang yang barangkali masih tinggi karena efek lebaran
  2. Jangan Ambil THR anak
    Biasanya Ibu akan menutupi kekurangan pasca-lebaran dengan menggunakan THR yang diterima oleh anak-anak. Alangkah bijaknya apabila THR tersebut Ibu jadikan sebagai sarana pembelajaran agar anak bias mengelola sendiri uang yang mereka miliki. Selain anak bias belajar bertanggungjawab atas uang yang ia keluarkan, Ibu juga bias sekalian berhemat dengan tidak memberikan uang jajan untuk beberapa waktu.
  3. Ingat! Tahun Ajaran Baru Anak akan Segera Tiba
    Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini tahun ajaran baru jatuh setelah momen Idul Fitri. Pada tahun ajaran baru, anak biasanya memerlukan perlengkapan sekolah seperti seragam, buku, alattulis, dan lainnya. Masukkan hal-hal yang memang harus dibeli seperti buku tulis maupun buku cetak dalam perencanaan pengeluaran, agar saat anak meminta peralatan sekolah, Ibu sudah siap dengan uang yang memang sebelumnya telah direncanakan. Namun Ibu juga perlu cermat. Misalnya apabila seragam yang anak-anak miliki masih bagus, Ibu bias membelikan seragam untuk anak di lain waktu.
  4. Bagaimanapun Juga, Jangan Lupa Menabung!
    Meski keadaan keuangan cukup berantakan setelah lebaran, jangan sampai Ibu lupa untuk menyisihkan uang untuk menabung. Tidak perlu terlalu besar, sesuaikan juga dengan kondisi pasca-lebaran. Misalnya yang biasanya Ibu menyimpan 20% dari penghasilan untuk ditabungkan, bisa diturunkan menjadi 15-10% karena mengingat kondisi keuangan belum stabil. Namun apabila telah stabil, stabilkan kembali persentase uang yang ditabungkan.
  5. Jangan Mengulangi Kesalahan yang Sama di Tahun Depan
    Bila Ibu merasa lebaran tahun ini memakan banyak sekali biaya hingga setelah lebaran Ibu bingung saat melihat sisa-sisa THR, sebaiknya mulai lakukan evaluasi. Karena pada hakikatnya lebaran itu bukan sarana untuk memuaskan nafsu berbelanja atau menghamburkan uang, maka di tahun depan buat perencanaan yang matang untuk menghadapi puasa dan lebaran. Mulailah untuk melihat catatan pengeluaran lebaran tahun ini dan hilangkan pengeluaran-pengeluran yang sekiranya tidak diperlukan. Agar tahun depan tidak hanya bersuka saat lebaran tiba, namun masih tetap bertahan di pasca-lebaran.

Terima kasih, semoga artikel kami tentang mengelola keuangan ini bermanfaat bagi Anda.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY