Tips Liburan Bersama Anak

Tips Liburan Bersama Anak

368
0

Tips Liburan Bersama AnakTIPS LIBURAN BERSAMA ANAK Sebagai seorang perempuan yang bekerja dan juga sebagai seorang ibu tentu sering dihadapkan pada masalah yang kompleks, antara masalah di tempat bekerja dan masalah yang berhubungan dengan putera puteri kita. Tentunya kondisi tersebut akan menguras energy kita. Sehingga yang terasa adalah lelah menghadapi semuanya.
Namun, sebagai seorang perempuan yang bijak, kita harus mampu memposisikan diri sesuai peran kita. Pada saat bekerja, kita harus bekerja secara profesional. Dan ketika berada di rumah ya kita harus berusaha untuk menjadi seorang ibu seutuhnya bagi putera puteri kita.

Bagaimana tips liburan bersama anak.

Dalam tulisan ini, saya ingin berbagi beberapa hal yang harus dipersiapkan atau dilakukan saat bersama putera puteri kita.
1. Perhatikan kebutuhan anak, maksudnya di luar kebutuhan yang berupa kebutuhan materi, karena kalau kebutuhan materi pasti setiap orang tua memenuhinya.
Misalnya, kita harus tahu hal apa saja yang diinginkan anak dari kita jika kita sedang berada di rumah. Seperti yang saya alami, ketika saya libur di hari Sabtu, anak saya Bariq yang berusia 5 tahun pasti setiap sabtu pagi hingga siang tidak mau jauh dari saya, nempel kaya perangko. Awalnya saya merasa stress, karena sabtu pagi itu seharusnya saya menyelesaikan pekerjaan yang lain, seperti mencuci baju dan memasak, saya merasa waktu terbuang percuma begitu saja. Untuk bebrapa minggu saya memikirkan hal ini, karena terjadinya setiap hari Sabtu, jadi saya merasa lelah juga harus marah-marah terus di hari itu. Saya berfikir dan berfikir. Akhirnya saya temukan jawabannya. Saya sadar bahwa waktu saya menemani anak saya itu bukan membuang waktu, malahan itulah saat-saat yang berharga bagi kita sebagai seorang ibu untuk menjalin komunikasi dengan anak dan memberikan hak anak kita untuk merasakan kedekatan dengan kita. Bukankah selama kita bekerja, ia diasuh oleh orang lain, padahal seharusnya masa dalam buaiaan itu, kita lho yang harus merawatnya. Nah, saya pun menemukan jawabannya, berarti saya harus merubah kebiasaan saya, bukan saya yang merubah keinginan anak saya yang ingin selalu dekat dengan saya. Saya pun merubah jadwal mencuci dan melakukan pekerjaan lebih awal, artinya sebelum anak saya bangun, saya harus menyelesaikan pekerjaan rumah, sehingga bisa tenang menemani si kecil. Dan kami pun bisa bermain bersama, bercanda hingga dia merasa bosan sendiri dan bermain bersama temannya.
2. Luangkan waktu untuk bercerita. Biasanya dilakukan menjelang tidur. Hal ini penting untuk menyampaikan pesan-pesan moral dalam rangka membentuk karakter yang baik.
3. Respect terhadap keluhan anak.
4. Hindari keasyikan kita dengan gadget. Karena hal itu membuat kita kurang focus kepada anak dan akan membuat anak kita merasa dianggap tidak penting, dan imbasnya bisa membuat anak sedih. Kasihan bukan.
5. Tanyakan kepada anak tentang hal-hal yang akan atau ingin dilakukannya hari itu. Hal ini dilakukan untuk membuat anak merasa dihargai.
6. Bangun mindset kita secara positif. Tanamkan selalu dalam diri kita bahwa anak adalah amanah yang Allah titipkan kepada kita, jika kita menjaganya maka Allah akan melimpahkan pahala dan jika kita mengabaikannya maka Allah akan menurunkan laknat-Nya, Naudzubillah.
Semoga kita termasuk orangtua yang bisa menjaga amanah –Nya…aamiin.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY