Tanda Tanda Hamil Muda Yang Tidak Mungkin Terlewatkan

Tanda Tanda Hamil Muda Yang Tidak Mungkin Terlewatkan

13
0

Your Ads

 

Tanda Tanda Hamil Muda Yang Tidak Mungkin TerlewatkanBundoo.com

Tanda tanda muda memang beragam. Bahkan beberapa diantaranya kerap hilang tak disadari seiring berjalannya waktu. Padahal dengan tak menyadari dirinya sedang hamil, maka resiko kehilangan janin akan semakin besar.

Kasus keguguran tidak hanya berdampak pada fisik bunda namun juga psikologis. Rasa sedih akibat jatuh dari harapan yang melambung tinggi sampai menimbulkan ‘bekas luka’ baik tampak dan tak nampak. Walaupun terdengar mengerikan, tenang saja, kecil kemungkinan perempuan mengalami kasus keguguran hanya karena tidak merasakan gejala hamil.

Hamil usia muda tidak akan terlihat jelas sehingga menimbulkan kebingungan. Kendati demikian, bukan berarti bunda tidak merasakan apapun hingga perut sudah jauh membesar. Beberapa ciri ciri hamil muda yang paling umum dibawah ini pasti akan terasa dengan jelas dan sangat kecil kemungkinan terlewati:

  1. Siklus datang bulan terlambat
    Mari dimulai dari yang paling dasar dan jelas yakni keterlambatan menstruasi. Ya, ketika datang bulan tak kunjung datang, kemungkinan janin mulai tumbuh dalam rahim jauh lebih besar dibanding terserang penyakit kelamin. Kenapa?Elemen pendorong kehadiran janin adalah pertemuan sperma dan indung telur. Umumnya, sel telur hanya memiliki usia pendek. Bayangkan saja, siklus hidup sel telur hanya berlangsung hingga rutinitas menstruasi dimulai. Ketika sperma ‘hadir’ dalam hidup sel telur, maka secara otomatis tidak ada ‘mayat’ yang dibuang, sehingga menstruasi tidak diperlukan.Inilah alasan kuat untuk memahami terlambat datang bulan ada kalanya lumrah. Ada baiknya, lakukan cek sesegera mungkin. Kalau memang rejeki telah tiba, akan membantu bunda persiapkan perkembangan janin lebih cepat.
  2. Depresi berat

Usia hamil muda, seharusnya dipenuhi kebahagiaan. Program kehamilan yang sukses memang patut dirayakan apalagi mereka yang harus melalui serangkaian percobaan. Kendati demikian, ada masa dimana bunda merasa sedih hingga depresi tanpa alasan yang sulit dimaklumi.

Istilah baby blue kerap digunakan untuk menggambarkan kondisi ibunda ketika hamil. Pasalnya banyak kasus menunjukkan bagaimana khawatir dengan hal yang bahkan kecil kemungkinan terjadi. Terutama, kala membahas peran orang tua dalam perkembangan buah hati kelak.

  1. Payudara bengkak

Ironis tapi nyata, menunda pekerjaan adalah karakter ciptaan manusia. Organ dan sistem tubuh sejak lahir tidak terbiasa bekerja serabutan. Contoh saja, guna persiapkan kehadiran buah hati 9 bulan lagi, air susu ibu sudah mulai dirancang. Kelenjar payudara dengan sigap menyusun ‘mesin’ produksi air susu ibu. Akibatnya tak jarang buat payudara berubah bentuk di awal kehamilan.

Rasa nyeri pada payudara seolah menjadi ‘bagian kebahagiaan’ kedatangan janin dalam rahim. Ayah atau bunda mungkin merasa payudara membesar. Inilah alasan kuat untuk mulai berbelanja pakaian kehamilan, terlebih bila test pack menunjukkan tanda positif hamil.

  1. Mual muntah

Adegan sinetron kerap memakai ciri-ciri mual dan muntah. Pokoknya, kalau perempuan muntah dan memiliki pasangan, pasti dapat timbulkan presepsi mengandung. Sebetulnya tidak ada yang salah dengan konsep demikian. Memang, secara ilmiah sangatlah wajar bila perempuan merasa mual saat kehamilan muda atau biasa dikenal dengan sebutan “morning sickness”.

Embel-embel pagi pada ‘morning sickness’ tidak ada hubungan dengan realita, mengingat beberapa perempuan bisa saja merasa mual di malam atau siang hari. Sejauh ini belum ditemukan faktor penyebab pasti mengapa masalah satu ini kerap muncul. Tapi, tak perlu menyerah pada keadaan, toh, masih ada cara menekan rasa tidak nyaman di kehamilan usia muda.

  1. Energi cepat terkuras

Pengorbanan bunda tidak sekedar dari aspek melahirkan saja. Ketika buah mati masih berbentuk janin sekalipun, bunda harus berjuang demi keselamatan dirinya dan calon anak. Bayangkan saja, di usai kehamilan yang cukup muda, janin sudah menunjukkan sikap ketergantungan terhadap bunda.

Janin tidak mampu melakukan apapun selain berkembang besar. Wajar bila segala sesuatu yang masuk ke dalam tubuh bunda akan diterima oleh janin. Namun, terkadang ‘aset’ hidup bunda seperti oksigen tersedot oleh si kecil sampai dirinya puas. Alhasil, energi bunda akan terkuras lebih cepat dibanding biasanya.

Wanita karir tidaklah salah. Selama waktu kerja tidak menganggu kesehatan, dan kedua pasangan mampu bekerja sama, seharusnya segalanya berjalan lancar. Kecuali, di kala bunda benar-benar lelah dan butuh istirahat, tak ada salahnya bunda mulai memikirkan bagaimana menjaga kesehatan bayi dan diri ketika aktivitas tidak mendukung.

  1. Kram perut dan bercak darah

Menstruasi identik dengan rasa kram pada perut. Kendati demikian, perempuan hamil yang seharusnya terhindar dari cobaan datang bulan, ternyata masih saja musti melalui fase tidak nyaman satu ini. Apalagi bila bunda menyadari keberadaan bercak darah pada pakaian dalam.

Jangan panik, kram dan bercak darah yang dialami ibunda tidak selalu pertanda keguguran. ‘Kontruksi’ dalam tubuh yang membuat badan bunda ‘tergores’ dari dalam. Disinilah sebab mula kram perut disertai bercak darah setiap harinya.

Rasa panik adalah musuh terbesar di kala mengandung. Mengapa?
Guncangan emosi membayangkan kemungkinan buruk wajar saja muncul meski suasana sedang menerima kebahagiaan. Harap diingat, stress yang tidak perlu akan menganggu kondisi psikologis sehingga menghambat perkembangan janin.

Selalu pastikan perempuan menghindarkan diri dari mitos dan kabar burung seputar mengandung. Memang, tantangan kehamilan dapat muncul sejak dini, buat bunda merasa tidak nyaman. Namun, selama tanda tanda hamil muda tidak menimbulkan rasa sakit melebihi kemampuan bunda, seharusnya tidak ada masalah.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY