Susu Balita Agar Tumbuh Kembang Bayi Maksimal

Susu Balita Agar Tumbuh Kembang Bayi Maksimal

7
0

Your Ads


Susu Balita Agar Tumbuh Kembang Bayi Maksimalfamily.fimela.com

Susu balita mengandung nutrisi yang hampir mirip dengan ASI. Kemiripan kandungan inilah yang membuat bayi juga baik diberikan susu tersebut. Namun ibu perlu memahami waktu yang tepat dalam pemberiannya agar susu tersebut bisa memberikan manfaatkan yang maksimal.

Sejatinya, susu adalah makanan terbaik untuk bayi. Selain memberikan apa yang dibutuhkan bayi, susu juga mudah dicerna. Tak pelak susu tidak menggangu sistem pencernaan bayi.

Meskipun begitu, terkadang susu juga akan memberikan masalah pada bayi. Susu jenis tertentu tidak digemari. Bahkan jika dikonsumsi, bayi malah memuntahkannya atau mengalami diare.

Sadar betul akan kondisi tersebut, ibu tidak boleh sembarangan dalam memberikan susu pada buah hatinya. Perlu kecermatan dari ibu dalam memilih. Tujuannya adalah agar susu bisa memberikan manfaat yang optimal bagi buah hati.

Usia Berapa Bayi Dibolehkan Untuk Minum Susu Balita?

Susu bayi yang bagus tentunya bisa memberikan kecukupan gizi bagi si kecil. Sebagai makanan utama, susu memang akan mempengaruhi pertumbuhan bayi. Bahkan, susu ini bisa dibiasakan sampai dewasa nanti.

Untuk bayi baru dilahirkan, susu terbaik berasal dari tubuh ibu (asi ekslusif). Pemberian asi ini diberikan lebih inten sampai bayi berusia 6 bulan. Dan ini bisa bertahan sampai bayi usia 2 tahunan.

Ketika bayi sudah menginjak usia 6 bulan ke atas, bayi boleh dibiasakan dengan makanan pendamping. Kemudian pada usia 1 tahun, bayi seharusnya sudah terbiasa dengan makanan padat. Makanan ini akan menjadi makanan utama sampai dewasa nantinya.

Di usianya yang sudah menginjak 1 tahun, ASI hanya akan menyumbang 30% asupan makanan bayi. Sisanya adalah dari makanan padat. Untuk memenuhinya, pemanfaatan produk susu sudah mulai dibiasakan.

Sebenarnya, pemanfaatan produk sudah bisa diberikan di usia 6 bulanan. Tetapi, waktu terbaik untuk memberikannya adalah jika bayi sudah berusia 1 tahun. Usia tersebut, bayi sudah mulai membiasakan diri dengan makanan lain sehingga pemberian ASI bisa diminimalkan.

Paling tidak, produksi ASI akan semakin menurun. Dan ini adalah kondisi alamiah yang ada di dalam tubuh ibu. Makanya, menengok opsi lain seperti susu untuk balita sangat direkomendasikan.

Bolehkah Bayi Diberikan Susu Balita Dengan Berbagai Merek?

Tidak dipungkiri jika produk susu sangatlah beragam. Ibu akan memiliki banyak pilihan untuk diberikan pada anak. Di sini, kecermatan ibu akan sangat menentukan apa yang didapatkan oleh bayi. Maksudnya, susu memberikan manfaat yang sesuai.

Kecermatan ibu meliputi kesesuaian produk susu untuk bayinya. Salah satunya adalah kandungan di dalam produk. Kandungan akan membantu ibu dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.

Setidaknya, bila bayi enggan mengkonsumsi makanan padat, susu yang akan melengkapinya. Oleh karenanya, perhatikan betul mengenai kandungan susu. Contohnya adalah kandungan protein, kalsium sampai omega3.

Tidak hanya itu saja, kecermatan ibu dalam memilih susu bayi lima tahun juga harus menyesuaikan dengan rentan usia bayi. Hampir semua produk susu sudah melabelkan peruntukkan susu untuk bayi usia tertentu. Ibu sebaiknya juga melihatnya.

Pertanyaannya kemudian adalah bagaimana jika bayi diberikan susu tambahan dengan merek berbeda? Di sini, tidak ada batasan buat ibu untuk menggunakan berbagai merek susu. Artinya, ibu boleh memberikan susu dengan merek apapun.

Yang harus ibu perhatikan adalah kesesuaian susu untuk bayi. Kemudian, susu tidak ditolak oleh buah hati. Karena hampir semua jenis susu memberikan nutrisi yang dibutuhkan anak. Dan baiknya, pilihlah yang dianggap baik untuk bayi, serta pastikan untuk berkomitmen memberikannya secara rutin dengan merek yang sama.

Bagaimana Cara Mengoptimalkan Pemberian Susu Balita?

Setelah ibu memutuskan satu jenis susu balita, kini saatnya ibu memberikannya pada buah hati. Dalam pemberiannya, ibu perlu memperhatikan beberapa hal. Ini berhubungan dengan pengoptimalan susu agar bayi bisa tumbuh dengan optimal.

Pertama adalah memberikan susu dengan takaran yang pas. Kunci mengoptimalkan susu tambahan adalah pada pemberiannya. Takaran yang sesuai akan membuat tubuh bayi mendapatkan gizi yang diperlukan.

Ibu tidak dianjurkan untuk berlebihan dalam memberikan susu. Walaupun susu formula untuk balita dianggap memiliki gizi yang sempurna, tetapi pemberian susu terlalu banyak akan membuat bayi tidak sehat. Karena di dalamnya juga tersimpan lemak yang bisa meningkatkan bayi obesitas.

Cara terbaik tentunya adalah memberikan susu sesuai porsinya. Mengenai takaran susu sekali dibuat, ibu bisa memperhatikan aturan pakainya di kemasan susu. Kemudian, maksimalkan pemberian susu sekitar 2 gelas di tiap harinya.

Konsumsi susu 2 gelas sudah bisa mencukupi kebutuhan gizi anak. Setidaknya, susu bisa melengkapi gizi yang ada dalam makanan. JanganĀ  sampai bayi menolak makanan lain akibat berlebihan memberikan susu. Ibu yang repot nantinya.

Kedua adalah perhatikan kebutuhan khusus bayi. Merk susu balita cukup banyak, ibu disarankan memilih susu yang sangat dibutuhkan bayi. Bukan sekedar memberikannya lantaran tergiur dengan manfaatnya.

Perhatian ibu juga tertuju pada kemampuan bayi. Bayi terkadang belum bisa mencerna produk susu tertentu. Misalnya bayi belum memiliki kemampuan mencerna laktosa di dalam susu.

Ketika ibu mendapati bayi belum mampu mencerna laktosa, sebaiknya ibu memilih susu rendah laktosa. Dengan melihat kemampuan bayi dalam mencernanya, susu akan sangat berguna untuk perkembangan bayi.

Kecermatan dalam dua hal di atas wajib dipertimbangkan ibu. Jika tidak, percuma ibu membeli susu dengan biaya mahal. Pasalnya, susu malah mempengaruhi kondisi kesehatan bayi.

Kesimpulannya, pemberian susu yang terbaik adalah jika diberikan sesuai porsinya dan sesuai kebutuhan bayi. Jadi, apakah ibu sudah mengoptimalkan pemberian susu balita saat ini?

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY