Sindrom Umum Yang dialami Oleh Ibu Hamil Muda

Sindrom Umum Yang dialami Oleh Ibu Hamil Muda

31
0

Sindrom Umum Yang dialami Oleh Ibu Hamil MudaSindrom Umum Yang dialami Oleh Muda Kehamilan, tidak hanya mendatangkan rasa bahagia bagi calon Ibu namun juga membawa perubahan yang cukup tajam baik hormon maupun psikologis daricalon Ibu. Terutama bagi calonibu yang baru pertama kali , mungkin kaget dengan beragam ‘nuansa’ baru yang tiba-tiba hadir dalam keseharian. Oleh karena itu, ada baiknya mengenal tanda-tanda umum pada ibu hamil muda berikut ini:
Sensasi mual
Pada trimester pertama, rasa mual, muntah atau biasa dikenal sebagai morning sicknessmenjadi hal lumrah bagi ibu hamil. Perubahan mood yang drastis dan mudah lelah juga seringkali mengikuti. Tanda-tanda ini merupakan tanda umum yang biasa hadir pada 85% ibu hamil muda, namun tidak semua mengalami hal yang sama karena bergantung juga pada kondisi individu yang bisa berbeda.
Morning sickness ini bisa berlangsung sampai ibu akan memasuki trimester ke II. Ibu hamil muda disarankan untuk mengurangi porsi makanan, hindari makanan dengan bumbu yang kuat, dan cobalah mengkonsumsi minuman yang asam seperti jus apel. Jika mengalami rasa mual dan muntah yang ekstrem hingga mengganggu asupan makanan normal, segera konsultasikan dengan dokter kandungan.
untuk mengurangi rasa mual pada ibu hamil muda diantaranya adalah dengan memastikan jam istirahat sang ibu tercukupi. Konsumsilah buah-buahan segar yang kaya vitamin dan antioksidan, namun hindari beberapa buah yang diduga dapat mengganggu kehamilan seperti nanas, pepaya muda, durian, dan delima.
Makanlah dengan frekuensi yang lebih sering dari sebelum masa kehamilan namun dengan porsi yang sedikit, dan minumlah air dengan porsi cukup sedikit demi sedikit. Bagi pecinta jahe, minuman hangat jahe juga dapat dikonsumsi untuk mengurangi rasa mual, pastikan wedang jahe yang ibu konsumsi dbuat alami tanpa tambahan bahan kimia sintesis seperti pemanis buatan atau perasa.
Pendarahan
Pendarahan bisa menyerang sekitar 20% ibu hamil muda pada trimester pertama. Keluarnya darah dalam bentuk bercak bukan berarti tanda penyakit namun itu adalah reaksi tubuh yang menandakan adanya implantasi atau proses menempelnya embrio pada dinding rahim. Bila pendarahan dalam jumlah yang banyak dan disertai rasa nyeri muncul, segera konsultasikan dengan dokter karena bisa menjadi tanda keguguran atau kehamilan di luar rahim.
Konstipasi
Pada masa-masa awal, pergerakan otot usus melambat sebagai respon dari tingginya produksi hormon progesteron yang memiliki efek menurunkan pergerakan otot usus. Oleh karenanya, ibu hamil muda dianjurkan mengkonsumsi serat dan air dalam jumlah cukup untuk menghindari konstipasi.
Posisi tidur
Ibu hamil muda, khususnya yang baru mengalami kehamilan pertama, umumnya mengalami rasa tidak nyaman ketika tidur karena kondisi tubuh yang berbeda dari sebelumnya.
Masa trimester pertama mungkin tidak terlalu berpengaruh pada ibu karena perut belum terlalu membesar, dan bayi masih dijaga penuh oleh air ketuban sehingga aman dengan posisi tidur manapun. Memasuki trimester ke II, perut ibu yang semakin membesar mengurangi ruang gerak ibu untuk tidur dengan posisi ‘bebas’.
Tidur terlentang bisa menjadi solusi aman bagi ibu hamil muda karena posisi akan cukup membuat ibu nyaman untuk tidur, namun posisi ini menjadi tidak disarankan ketika memasuki masa kehamilan 16 bulan karena beban rahim yang semakin besar akan bertumpu pada bagian tubuh belakang dan rentan menyebabkan tekanan pada aliran darah vena cava inferior dan juga usus. Pada masa ini, posisi tidur miring menjadi solusi dan saran yang baik bagi ibu hamil. Ibu hamil muda dapat tidur dengan posisi miring ke kiri dan ke kanan secara bergantian.
Nah, demikian beberapa sindrom umum yang biasanya dialami oleh para ibu hamil muda. Kenali sindrom ini agar anda tidak merasa khawatir saat tengah menjalani proses kehamilanan nantinya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY