Sakit Perut Pada Anak Disertai Demam Bahaya Atau Tidak?

Sakit Perut Pada Anak Disertai Demam Bahaya Atau Tidak?

9
0

Your Ads


Sakit Perut Pada Anak Disertai Demam Bahaya Atau Tidak?Sweet Addition

Sakit perut pada anak bisa terjadi kapan saja. Meski biasa terjadi dan umumnya ringan, sakit perut pada anak bisa menjadi pertanda si Kecil mengalami gangguan kesehatan serius.   Mungkin Anda takut dan khawatir ketika si Kecil mengalami sakit perut. Agar tidak panik berlebihan, ada baiknya Anda mengenali gejala-gejala sakit perut pada anak yang terbilang normal dan serius agar bisa cepat menanganinya. Biasanya keluhan ini terjadi pada anak-anak berusia 11 tahun ke bawah.

Untuk anak-anak yang sudah bicara, mereka bisa memberi tahu Anda ketika mengalami sakit perut atau menunjuk ke arah perutnya yang sakit. Namun jika sakit perut dialami oleh anak yang belum bisa bicara, Anda bisa lebih perhatikan kondisinya. Ciri-ciri si Kecil mengalami sakit perut dapat terlihat dari sikapnya yang lebih rewel, susah makan, dan suka menarik kakinya ke arah perut. Berikut ini akan kami sampaikan beberapa penyebab sakit perut berdasarkan tingkat keparahan, diantaranya adalah ;

  • Sakit Perut yang Normal (Aman)

Kondisi ini terjadi ketika anak Anda mengalami sakit perut yang umumnya tidak diiringi gejala lain. Biasanya sakit perut jenis ini akan hilang dalam waktu kurang dari tiga jam. Beberapa penyebabnya adalah ; Konstipasi, Alergi makanan, Naiknya asam lambung, Radang tenggorokan, Infeksi telinga, Kolik, Kembung dan juga Depresi atau cemas.

Kemungkinan anak Anda mengalami suatu kondisi yang dianggap serius jika sakit perut yang diderita tidak membaik dalam waktu 24 jam atau justru memburuk. Jika hal ini terjadi, kemungkinan anak Anda menderita Usus buntu, Keracunan timbal, Sumbatan aliran makanan di dalam usus, Tukak lambung, Hernia, Batu empedu, Crohn disease, Infeksi saluran kemih, Penyakit sel sabit, Tumor dan Kanker.

Jika Anda memiliki anak perempuan yang sudah memasuki usia puber, sakit perut yang dialaminya bisa jadi disebabkan oleh siklus menstruasi. Kemungkinan rasa sakit bertambah parah pada beberapa bulan berikutnya.

Cara Mengatasi Sakit Perut pada Anak Disertai Muntah

Sebelum membawanya ke dokter, Anda bisa merawat anak Anda dengan pengobatan ala rumahan. Jika anak Anda mengalami sakit perut ringan tanpa diiringi gejala lainnya, Anda bisa memberinya air putih, dan air kaldu. Hindari memberinya minuman yang mengandung kafein, soda, sitrus, atau susu. Selain itu, Anda juga bisa memberinya makanan dalam porsi lebih kecil, namun lebih sering, seperti nasi, roti kering, dan biskuit. Hindari memberinya makanan pedas dan tinggi lemak, gorengan, serta makanan yang terbuat dari tomat.

Membiarkannya beristirahat juga bisa meredakan rasa sakit. Ingat, hindari memberikan obat-obatan seperti ibuprofen, aspirin, parasetamol, atau obat lainnya tanpa seizin dokter. Anda sebaiknya ke dokter jika sakit perut pada anak tidak membaik dalam kurun waktu 24 jam atau jika mereka mengalami sakit perut yang disertai dengan demam, diare, sesak napas, perut mengeras, mual, muntah, sakit saat buang air kecil, nafsu makan berkurang, dan penurunan berat badan.

Sebagai orangtua, pengetahuan mengenai obat sakit perut anak sebaiknya Anda miliki. Pasalnya, sensai sakit pada perut sangat sering dialami oleh anak-anak. Dokter anak terkemuka asal Amerika mengatakan bahwa sakit perut sangatlah umum ditemukan pada anak-anak, terutama dalam rntang usia 4-8 tahun. Jadi, jangan heran bila anak Anda sakit perut, karena hal tersebut memang hal yang umum.

Sakit perut pada anak memiliki berbagai sebab. Penyebab sakit perut pada anak yang paling sering adalah karena makanan yang ia konsumsi, otot yang kram atau teregang di sekitar perut dan stress psikologis. Malah, alasan otot kram atau teregang serta stress psikologis lah yang menduduki peringkat pertama penyebab sakit perut pada anak. Jadi saat anak Anda mengeluh sakit perut, lebih baik Anda coba dulu obat sakit perut anak alami yang akan dibahas di tulisan ini sebelum membawanya ke dokter.

Sakit Perut Pada Anak Obatnya Apa?

Berat badan anak kecil berbeda dengan berat badan dewasa. Selain perbedaan itu, sistem tubuh yang bekerja pun tidak bisa sepenuhnya disamakan dengan orang dewasa. Hal inilah yang membuat pengobatan pada anak berbeda dengan orang dewasa. Karena itu, tulisan ini akan menyajikan obat sakit perut anak tradisional dan alami yang aman dan pastinya dapat Anda coba sendiri. Berikut ini beberapa obat sakit perut anak tradisional dan alami yang bisa di berikan kepada si kecil ;

Sajikan secangkir teh hangat untuk anak Anda. Teh hangat dapat menjadi obat sakit perut anak karena memiliki berbagai macam manfaat, diantaranya adalah efek anti radang, menenangkan dan melegakan ketegangan otot. Jadi, teh dapat membantu menghilangkan rasa tidak nyaman pada perut, melemaskan otot di sekitar perut yang tegang serta mengurangi kram pada dinding saluran pencernaan. Bila ingin manis, teh dapat dikombinasikan dengan madu, karena madu juga memiliki banyak efek yang baik bagi kesehatan anak Anda.

Teh dengan jahe merupakan pilihan yang baik sebagai obat sakit perut anak. Jahe mengandung gingerol, suatu antioksidan kuat yang dapat mengurangi jumlah dan efek jahat dari radikal bebas di dalam tubuh. Selain itu, gingerol juga mampu mengurangi sensasi mual dan rasa tidak nyaman pada perut. Jahe juga memiliki efek anti radang serta dapat menetralkan pH di lambung. Bila tidak teh, berikan minuman yang mengandung jahe lainnya. Namun jangan paksa anak Anda bila ia tidak suka, karena stress psikologis dapat menambah sakit perut pada anak.

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY