Preeklamsia pada Kehamilan? Cukupi Kebutuhan Folat dan Vitamin B

Preeklamsia pada Kehamilan? Cukupi Kebutuhan Folat dan Vitamin B

8
0

Your Ads


Preeklamsia adalah sebuah komplikasi pada yang ditandai dengan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan tanda-tanda kerusakan organ, misalnya kerusakan ginjal yang ditunjukkan oleh tingginya kadar protein pada urine (proteinuria).

Preeklamsia juga sering dikenal dengan nama toksemia atau hipertensi yang diinduksi kehamilan.

Preeklamsia pada Kehamilan? Cukupi Kebutuhan Folat dan Vitamin BPenyebab pasti preeklampsia dan eklampsia pada kehamilan hingga saat ini belum dapat diketahui. Namun, tingginya tingkat homocystein (asam amino) dalam darah dapat berakibat pada timbulnya penyakit keracunan kehamilan yang disebut eklampsia dan preeklampsia.

Selain dapat menaikkan risiko eklampsia dan preeklampsia, beberapa studi menunjukkan bahwa banyaknya homocystein dalam darah berdampak pada penyakit yang berhubungan dengan pembu- luh darah seperti stroke, penyakit kelainan pembuluh darah dan jantung koroner.

Preeklampsia menyebabkan kelahiran prematur (baik spontan maupun untuk menyelamatkan bayi dan ibu), kelahiran bayi cacat atau perkembangan janin tidak sempurna, bahkan berpotensi mengancam jiwa.

Umumnya, tingginya tingkat homocystein dalam darah lantaran dipicu oleh diet dan juga faktor genetik.

Kadar homocystein yang tinggi juga terkait dengan kelahiran bayi prematur dan lahir meninggal.

Salah satu cara yang relatif ampuh menurunkan tingkat asam amino dalam darah adalah dengan diet yang memadai dan mengkonsumsi folat, vitamin B6, serta B12. Asam folat dan vitamin B diyakini dapat membantu menurunkan tingkat homocystein dalam darah. Alhasil, risiko terhadap penyakit yang preeklampsia dan eklampsia bisa berkurang

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY