Pertanyaan Kehamilan Mengenai Obat Penurun Demam

Pertanyaan Kehamilan Mengenai Obat Penurun Demam

5
0

Your Ads


Pertanyaan Kehamilan Mengenai Obat Penurun Demamwww.ibudanbalita.com

Tidak sedikit yang mengajukan pertanyaan kehamilan mengenai boleh tidaknya mengkonsumsi obat penurun panas. Pertanyaan tersebut muncul karena mereka khawatir obat yang mereka konsumsi bisa memberikan efek buruk pada janin di dalam kandungan. Lalu, apa jawabannya?

Jawaban terbaiknya adalah sebaiknya ibu menghindari mengkonsumsi obat-obatan, terutama obat penurun panas. Lalu, muncul pertanyaan lagi, bagaimana ibu sakit dan suhu tubuhnya tinggi sekali. Apa mungkin ibu harus tahan begitu saja?

Tentu saja tidak juga. Hal utama yang harus ibu lakukan adalah konsultasi dengan dokter kandungan. Ini sangat penting karena rekomendasi dokter kandungan adalah yang terbaik karena dokter rekomendasikan tersebut diambil dengan pertimbangan kesehatan janin di dalam kandungan.

Saat demam, ibu bisa coba konsultasi dengan dokter kandungan di www.ibudanbalita.com. Di sana, ada layanan konsultasi dengan dokter kandungan secara online. Silakan ajukan pertanyaan seputar kehamilan, terutama tentang demam yang ibu alami saat .

Mungkin ibu masih bertanya-tanya apa yang membuat obat penurun demam ini kurang bagus untuk perkembangan bayi di dalam kandungan. Berikut ini penjelasan singkatnya.

Yang Mungkin Terjadi

Tentu tidak ada yang pasti. Semuanya itu bersifat prediksi saja. Akan tetapi, prediksi yang dilakukan oleh seorang ahli tentu beda dengan asal prediksi saja. Seorang ahli melakukan prediksi berdasarkan teori ilmiah serta penelitian yang sangat bisa dipertanggungjawabkan.

Begitu juga dengan dokter kandungan. Mereka sudah dibekali dengan keilmuan sehingga mereka bisa melakukan prediksi yang hampir benar.

Menurut dokter kandungan, seorang ibu hamil yang mengkonsumsi obat penurun demam bisa menyebabkan bayi di dalam kandungan mengalami cacat lahir. Tentu secara medis, hanya dokter kandungan yang bisa menjelaskan bagaimana bisa obat penurun panas bisa menyebabkan bayi mengalami cacat lahir.

Selain itu, ada juga sebuah penelitian yang menyebutkan ada dampak buruk lain lagi yang mungkin terjadi. Sekali lagi, karena ini bersifat prediksi, maka efek buruk ini mungkin saja terjadi. Efek buruk lainnya berupa asma. Penyakit ini bisa dialami oleh bayi ketika ibu hamil mengkonsumsi penurun panas saat .

Harus juga dipahami bahwasannya beberapa penyakit yang muncul saat bayi lahir kebanyakan disebabkan oleh pola hidup yang kurang sehat saat hamil. Contoh kecil saja, berada di tempat yang penuh dengan asap rokok. Ternyata hal ini juga bisa membuat perkembangan janin tidak optimal. Bisa saja bayi lahir dengan adanya masalah pada mentalnya. Maka dari itu, hal sekecilpun yang bisa berimbas buruk pada janin sebaiknya dihindari. Seperti halnya mengkonsumsi obat penurun panas. Kecuali panas yang ibu alami sudah parah. Itupun ibu tidak boleh begitu saja mengkonsumsi obat. Ibu harus tanya dokter kandungan agar mendapatkan resep yang sesuai dengan kondisi ibu serta untuk kebaikan janin di dalam kandungan.

Dua hal tersebut tentu sangat tidak ibu inginkan terjadi pada sang buah hati, kan? Maka dari itu, mengkonsumsi obat penurun panas saat hamil bukanlah cara yang tepat. Ada alternatif lain yang bisa ibu lakukan untuk meredakan demam.

Solusi Menurunkan Demam Saat Hamil

Tentu ibu tidak bisa membiarkan begitu saja saat sedang demam. Ada hal yang harus dilakukan untuk menurunkan panas. Namun, bukan dengan mengkonsumsi obat penurun panas. Lalu, apa yang harus ibu lakukan?

Ingat ya bu, air hangat. Jangan terlalu panas karena ini bisa mengganggu janin di dalam kandungan. Seperti halnya spa. Sebenarnya spa ini tidak boleh dilakukan saat hamil karena hal tersebut bisa membuat suhu di dalam tubuh dan rahim berubah. Padahal, janin membutuhkan suhu tubuh yang konstan atau stabil.

Akan tetapi, jika hanya mandi dengan air hangat, ini tidak terlalu berbahaya. Sebaiknya ibu tidak berendam. Gunakan shower atau gayung untuk membasahi tubuh dengan air hangat. Ini cara alami yang efektif untuk menurunkan demam.

Saat demam, ibu rentan sekali mengalami dehidrasi. Dan jika ibu mengalami dehidrasi, demam tidak akan kunjung turun.

Maka dari itu, minumlah air sebanyak mungkin. Selain mencegah dehidrasi, ini juga ampuh untuk menurunkan demam.

Istirahat menjadi cara yang paling tepat untuk mengatasi segala penyakit. Dengan melakukan istirahat yang cukup, sistem imun tubuh bisa bekerja lebih efektif untuk mencari penyebab penyakit, terutama bakteri serta virus.

Setidaknya itulah tindakan yang bisa ibu lakukan untuk bisa menurunkan suhu tubuh ibu saat hamil. Tentu butuh waktu yang cukup lama karena cara tersebut sebenarnya cara bagaimana suhu tubuh kembali normal secara alami.

Pertolongan dokter diperlukan ketika demam yang ibu alami begitu tinggi. Maka dari itu, sebaiknya ibu segera tanya kehamilan dengan dokter kandungan. Ibu tidak perlu konsultasi secara langsung. Lakukan konsultasi secara online saja agar ibu mendapatkan masukan apa yang sebaiknya ibu segera lakukan agar demam tidak semakin parah.

Untuk hal yang lain lagi, sebaiknya ibu tanyakan langsung dengan yang berkompeten. Atau ibu bisa ikut forum ibu dan balita. Di sana, ada juga forum untuk ibu hamil. Para anggota forum sering bertukar informasi kehamilan. Atau ibu bisa juga membuka diskusi dengan mengajukan pertanyaan mengenai bagaimana cara mengatasi demam saat hamil. Ibu akan mendapatkan informasi dari ibu hamil lainnya yang mungkin pernah memiliki pengalaman yang sama.

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY