Pantangan Makanan Ibu Hamil Muda Yang Harus Dihindari

Pantangan Makanan Ibu Hamil Muda Yang Harus Dihindari

1
0

Your Ads


Pantangan Makanan Ibu Hamil Muda Yang Harus DihindariSource: MomJunction

Masa merupakan satu momen dimana kesehatan menjadi satu hal yang penting. Dan yang paling berkaitan dengan kesehatan adalah pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi. Tentu dokter akan memberikan anjuran sekaligus pantangan makanan ibu hamil yang harus dipatuhi. Anjuran dan pantangan makanan tersebut bermaksud untuk menjaga kesehatan ibu serta bayi.

Bagi ibu , makan makanan yang bergizi dan seimbang adalah suatu keharusan. Namun ada juga makanan yang menjadi pantangan atau tidak boleh dimakan oleh ibu hamil. Terlebih lagi jika umur kehamilan masih tergolong muda. Kondisi rahim dan janin masih sangat rentan dan beresiko jika ibu makan makanan yang tidak baik untuk kesehatan.

Biasanya nanti dokter akan mengelompokkan makanan dari yang dianjurkan dan kelompok makanan yang dilarang. Namun demikian banyak juga makanan yang tidak boleh dimakan, atau dengan kata lain pantangan ibu hamil, apalagi bagi ibu hamil muda yang merupakan masa kehamilan paling rentan. Ya, biasanya juga di dalam masyarakat bunda akan mendapat informasi mengenai pantangan makanan ini, namun sudah tahukah Anda apakah pantangan itu benar menurut dokter dan ahli medis?

Jenis-Jenis Pantangan Makanan Ibu Hamil

Nah, maka dari itu kami akan berikan beberapa pantangan makanan ibu hamil serta alasan mengapa makanan tersebut harus dihindari.

Yang kita ketahui, buah nanas merupakan salah satu buah yang memiliki kandungan baik untuk kesehatan. Buah nanas mengandung vitamin A dan vitamin C yang tinggi. Terlebih lagi ada kandungan kalsium, magnesium, juga zat besi yang tentunya bagus untuk kesehatan. Namun dalam buah nanas ada kandungan yaitu ekstrak protein atau bromelain yang ternyata tidak baik untuk kesehatan ibu hamil serta janinnya. Mengapa?

Kandungan Bromelain yang terdapat pada buah nanas ini dapat menyebabkan kontraksi rahim sebelum waktunya bahkan dapat menyebabkan kelemahan pada leher rahim sehingga bisa menyebabkan keguguran pada wanita hamil. Hal ini dikarenakan, bromelain adalah kandungan yang berfungsi mengoptimalkan proses pencernaan dan sebagai anti radang yang baik bagi tubuh. Namun hal ini tidak baik jika dikonsumsi oleh ibu hamil.

Sama dengan buah nanas, sayuran tentu merupakan jenis makanan yang baik untuk kesehatan karena mengandung kandungan-kandungan baik. Namun hal ini tidak berlaku jika sayuran mentah dan dikonsumsi oleh ibu hamil. Mengapa demikian? Karena meskipun mengandung banyak kandungan baik dan vitamin, makanan mentah seperti sayuran mentah tentu sangt mudah terkontaminasi oleh kuman.

Makanan yang dikonsumsi oleh ibu hamil sebaiknya makan yang aman dan terbebas dari kuman serta bakteri jahat. Jadi, salah satunya cara agar terhindar dari bakteri dan kuman, makanan yang dikonsumsi oleh ibu hamil haruslah makanan yang telah dimasak terlebih dahulu atau paling tidak direbus.

Hampir sama dengan makanan mentah, makanan terutaman sumber protein yang setengah matang seperti daging-dagingan, ikan serta telur. Makanan-makanan tersebut termasuk sumber protein yang sebenarnya bagus untuk tubuh. Namun, jika dikonsumsi dalam keadaan setengah matang ternyata tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Jika biasanya orang minta makanan atau daging setengah matang karena sensasi rasa yang berbeda, tetapi jika Anda adalah ibu hamil sebaiknya hindari makanan tersebut.

Telur setengah matang contohnya. Telur yang dikonsumsi tidak secara matang masih beresiko terkena bakteri salmonella yang menyebabkan penyakit tipes. Oleh krenanya, jika ingin mengkonsumsi telur, masak atau rebuslah terlebih dahulu hingga benar-benar matang sempurna. Makanan setengah matang seperti daging sapi, ikan, unggas sebaiknya dihindari karena memiliki resiko besar terkontaminasi oleh bakteri dan kuman. Sangat penting untuk memastikan makanan yang akan dikonsumsi oleh ibu hamil adalah aman dan tidak beresiko apapun. Jadi, sebaiknya hindari saja makanan atau daging yang setengah matang karena bisa mengganggu kesehatan si ibu maupun janin yang ada di dalam kandungan.

Jenis kandungan makanan yang tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi selanjutnya adalah kafein. Kandungan yang biasa terdapat di dalam kopi ini merupakan salah satu kandungan yang dapat menyebabkan resiko keguguran lebih besar. Terlebih lagi jika kafein dikonsumsi dalam jumlah yang banyak dan pada saat usia kehamilan masih relatif muda.

Akan lebih baik jika bunda menghindari makanan yang mengandung kafein dari sejak trimester pertama. Kafein memiliki sifat diuretik, yang berarti akan membuang cairan dari tubuh memalui frekuensi kencing yang meningkat. Banyak penelitian yang menghubungkan konsumsi kafein dalam jumlah besar dengan resiko kelahiran prematur, tidak normalnya tubuh janin hingga keguguran.

Manfaat Mematuhi Pantangan Makanan Ibu Hamil

Berbagai jenis makanan yang menjadi pantangan sudah kami sebutkan sebelumnya. Setiap pantangan makanan di atas juga memiliki resiko apabila tidak dijalankan. Dari mulai gangguan pada janin dan rahim, hingga resiko kelahiran prematur dan keguguran pada janin. Kandungan yang terdapat pada makanan-makanan tersebut diatas adalah kandungan yang beresiko dan berbahaya jika dikonsumsi oleh ibu hamil.

Pantangan makanan tersebut bukanlah asal-asalan, namun berguna untuk menjaga agar kondisi ibu dan janin tetap sehat. Mematuhi pantangan makanan ibu hamil yang diberikan dokter merupakan hal yang harus dilakukan. Hal tersebut untuk menjaga keamanan dan kesehatan baik ibu maupun janin. Karena mungkin dampaknya ada yang tidak dirasakan secara langsung namun nanti ketika hari kelahiran tiba.

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY