Pantangan Ibu Menyusui Apa Saja yang Harus Bunda Perhatikan?

Pantangan Ibu Menyusui Apa Saja yang Harus Bunda Perhatikan?

3
0

Your Ads


Pantangan Ibu Menyusui Apa Saja yang Harus Bunda Perhatikan?tribunnews.com

Pantangan ibu menyusui memang sudah menjadi hal yang harus diperhatikan oleh ibu yang sedang menyusui. Tahukah anda ketika wanita tidak bisa menyantap makanan apa saja yang mereka sukai. Tetapi ketika hamil, melahirkan dan menyusui, maka kebiasaan untuk makan yang mereka sukai harus dihentikan jika makanan tersebut ternyata mengandung banyak garam, berasa pedas, pahit dan mengandung zat asam.

Larangan tersebut lebih kepada tujuan untuk menjaga kesehatan bayi karena masa pertumbuhan bayi sangat dipengaruhi kualitas produksi ASI. Percayalah! Jika ASI nya tidak baik maka perkembangan bayi ini dipastikan akan terhambat dan mengalami keluhan kesehatan dimasa-masa kedepannya. Inilah pantangan bagi dimana banyak ibu yang masih tidak mempedulikan segala akibatnya.

Makanan Dan Minuman Yang Menjadi Pantangan Ibu Menyusui Bayi Alergi

Berikut ini beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya ibu hindari saat masa menyusui ;

– Menghindari makanan pedas

Makanan yang mengandung unsur pedas seperti cabai, merica, jahe dan lain lain jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menurunkan kualitas ASI. Karena ASI akan mengandung zat pedas yang bersifat panas dan menekan otot perut ini dapat menyebabkan lambung bayi teriritasi. Ingatlah sistem pencernaan bayi belum sempurna, akibatnya bayi akan menderita sakit perut, penyebab diare pada bayi dan rewel.

– Menghindari makanan yang pahit

Makanan yang mengandung unsur pahit seperti daun pepaya, pare, jamu dan sebagainya jika dikonsumsi secara berlebihan akan memperburuk produksi ASI. Bayi akan menolak untuk disusui karena ASI berubah menjadi pahit . jika kondisi terus menerus berkelanjutan maka bayi kan kekurangan asupan gizi.

– Menghindari gula yang berlebihan

Mengkonsumsi gula secara berlebihan atau gula buatan sangat tidak baik untuk kestabilan kadar gula darah si ibu. Jika ibu menderita bahaya diabetes saat hamil atau sudah terjangkit penyakit gula, maka akibatnya kualitas ASI bisa ikut memburuk. Bayi juga akan mengalami kelebihan gula dalam tubuhnya dimana organ pencernaannya belum sempurna. Ini akan menimbulkan berbagai macam keluhan kesehatan lain pada bayi.

– Menghindari minuman berkafein

Mengkonsumsi minuman berkafein seperti kopi dan teh secara berlebihan dapat membuat bayi menjadi kesulitan untuk tidur dengan tenang. Dapat meningkatkan rasa gelisah dan membuat bayi akan rewel, hal ini disebabkan karena bahaya kafein bagi telah mengiritasi lambungnya. Pada sebagian bayi ada pula yang mengalami alergi zat kafein walaupun pada kadar yang sedikit, dimana bayi mengalami kejang dan rasa tidak nyaman pada tubuhnya.

– Menghindari garam yang berlebihan

Garam bersifat panas, mengikis , mengikat, memblokir dan menyebabkan penghambatan tubuh dalam penyerapan nutrisi. Pada bayi yang telah berusia 7 – 8 bulan dimana pencernaannya sudah sempurna. Kelebihan garam pada ASI tetap dapat membuat nutrisi yang ibu konsumsi jadi tak berarti apapun karena bayi tidak mendapatkan nutrisinya.

Pantangan Ibu Menyusui Saat Bayi Batuk

Apapun makanan yang mengandung gas misalnya kembang kol, brokoli, paprika dan bawang lebih baik dikurangi atau kalau bisa dihindari selama masa menyusui. Dapat digantikan dengan sayuran lain yang lebih aman misalnya sayur bayam, sayur kangkung atau selada. Sayuran yang mengandung gas dapat menurunkan krekentalan ASI dan mengurangi rasa manis pada ASI sehingga bayi cenderung menolak untuk menyusu.

Apapun minuman yang mengandung soda bersifat panas dan mengikat nutrisi dalan tubuh ibu sehingga tidak aakan saampai ke ASI sehingga membuat ASI menjadi kekurangan Vitamin dan membuatnya menjadi encer. Hal ini otomatis menurunkan kualitas dan produksi ASI secara bertahap sehingga menyebabkan tumbuh kembangnya tubuh bayi tidak mengalami peningkatan.

Makanan yang mempunyai unsur asam seperti jeruk limau, nanas, strawberry, tape atau berbagai macam cuka dapat mengakibatkan kekentalan ASI menjadi berkurang. Hal ini akan memberi rasa asam pada ASI yang dapat menyebabkan bayi tidak mau menyusu. Lambung bayi dapat teritasi dan bayi dapat terserang diare karena sistem pencernaannya belum sempurna sehingga sangat peka dengan zat asam. Ada buah yang aman untuk dijadikan alternatifnya yaitu buah mangga manis dan pepaya tua.

Apapun makanan bersantan sebaiknya ibu hindari karena dapat membuat bayi gumoh, perut menjadi kembung  atau terus menerus menagis, merasa tubuhnya tidak nyaman. Sebaiknya hindari santan sedapat mungkin karena santan tajam dan bersifat mengiritasi lambung bayi yang usianya dibawah 6 bulan. Jika ini terjadi maka akan membuah bayi menangis terus menerus dan rewel karena merasa perutnya tidak nyaman.

Ibu menyusui sebaiknya tidak mengkonsumsi secara berlebihan buah buahan yang mengandung soda dan alkohol. alkohol pada buah mempunyai sifat panas dan mengikis. Jika dikonsumsi secara berlebihan maka ASI akan tercemar alkohol dan mempengaruhi rasa sehingga bayi tidak mau lagi menyusu. Kondisi ini dapat menyebabkan bayi keracunan atau rewel.

Ibu menyusui wajib menjauhi alkohol dan tidak diperkenankan untuk mengkonsumsinya walaupun dalam jumlah sedikit. Alkohol yang ada pada minuman bersifat sangat panas dan mampu menyerap semua butrisi yang ada pada ASI sehingga menyebakan produksi ASI menjadi berkurang. Bayi akan mengalami kejang, diare dan bahkan mengalami kematian jika kadara alkohol terbilang banyak dalam ASI.

Alkohol yang menjadi pantangan ibu menyusui mampu merusak jaringan otak bayi yang menyebabkan keterlambatan dan kemunduran motoriknya dalam merespon cepat benda benda disekitarnya secara visual.  Mengkonsumsi secara berlebihan makanan olahan yang terbuat dari produk susu berupa keju, yogurt, es krim, mentega dan susu krim tidak dapat meningkaatkan produksi ASI, karena makanan olahan tidak memiliki kandungan serat yang baik. sebaiknya jika ingin mengkonsumsi susu pilihlah yang termasuk rendah kalori atau susu rendah lemak.

 

 

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY