Paduan Pola Makan Sehat untuk Anak Orang Tua Wajib Tahu

Paduan Pola Makan Sehat untuk Anak Orang Tua Wajib Tahu

14
0

Your Ads


Paduan Pola Makan Sehat untuk Anak Orang Tua Wajib Tahu

Pola makan sehat untuk anak menjadi perbincangan yang cukup hangat. Alasannya tentu saja tidak sekedar trend healthy lifestyle yang belakangan ini ramai di internet. Pertumbuhan anak memang bergantung pada apa yang dia makan, dan tanggung jawab satu ini masih pada orang tua.

Olahraga angkat beban mungkin terbilang berat. Namun siapa sangka, pelaku angkat beban mengatakan hal terberat bukanlah porsi latihan melainkan aturan makan. Logika yang sama berlaku pula pada anak. Meskipun si kecil tergolong introvert yang ogah bergerak, dirinya bisa jadi lebih sehat dibanding mereka yang senang olah tubuh. Dengan catatan, anak tersebut punya pola makan yang baik.

Bahan makanan organik, rancangan menu diet banyak diperdagangkan. Sayangnya tak banyak orang tahu apa fungsi jasa atau produk tersebut.

Dalam hidup ini, tubuh selalu berkembang, terutama di masa kanak-kanak. Masa tumbuh kembang si kecil seharusnya bisa dimanfaatkan maksimal dengan pemberian dorongan dari dalam. Ingat, tubuh membutuhkan energi supaya mampu bekerja dengan baik. Satu-satunya sumber energi terbaik tentu saja berasal dari makanan.

Paham soal bahan makanan dan fungsinya akan menjadi langkah pertama yang tepat. Indonesia mengenal istilah empat sehat lima sempurna, yang terdiri dari lauk pauk, makanan pokok, buah, sayur, dan susu sebagai pelengkap. Ternyata, setiap anggota empat sehat lima sempurna memiliki fungsi tersendiri demi melengkapi kebutuhan tubuh.

Sayur tidak perlu ditanya lagi kenapa masuk anggota makanan sehat. Kategori tumbuhan satu ini telah terbukti mengandung nutrisi yang sangat berguna untuk perkembangan si kecil. Warga vegan dan vegetarian alias mereka yang menolak konsumsi produk hewani telah membuktikkan keampuhan sayur dengan pencapaian umur diatas rata-rata hidup manusia non-vegan atau vegetarian.

Air merupakan pembentuk tubuh manusia hingga Sembilan puluh persen. Dehidrasi tercatat mencabut nyawa empat ribu seratus anak-anak di muka bumi ini. Buah termasuk golongan makanan yang kaya akan air. Beberapa tempat sampai memanfaatkan keberadaan buah untuk dapatkan akses air meskipun dalam kadar yang tak seberapa. Akan tetapi, buah sebetulnya lebih diincar karena kandungan vitamin yang patut diberi tepuk tangan.

Daging tidak pernah menjadi makanan murah. Kendati demikian, harap diingat bahwa kandungan daging sangat berguna untuk pertumbuhan bayi terutama pada faktor aliran darah. Inilah kenapa daging sebagai lauk pauk wajib diperoleh oleh si kecil. Kekurangan zat besi yang berasal dari daging bisa berujung penyakit tak diinginkan seperti kanker dan anemia.

Energi bisa dibilang pendorong terbesar dalam hidup alam semesta. Bayangkan saja, tanpa adanya energi bumi tidak akan terbentuk. Manusia sebagai cerminan alam semesta versi mini seharusnya tidak pernah meremehkan keberadaan energi. Nasi, makanan pokok Indonesia ternyata sumber energi yang sangat baik, terlepas dari gosip bahwa nasi hanya bikin gendut dan kurang sehat.

Terakhir namun bukan berarti tidak penting dalam daftar empat sehat lima sempurna adalah susu. Ya, produk hewan ataupun bunda ini sangat wajib diberikan. Dalam susu, terdapat rangkaian kandungan yang tidak akan ditemukan pada elemen empat sehat lima sempurna lainnya. Bahkan, sudah tersedia susu pertumbuhan dengan modifikasi gizi untuk kesehatan buah hati ayah bunda.

Kini, ayah bunda jauh lebih paham seputar kebutuhan menu makanan sehat. Ternyata, masih ada faktor yang tak kalah penting dibanding pemilihan bahan makanan itu sendiri, yakni jam makan.

Jam makan bagi sebagian besar orang tidak menjadi faktor penting. Tak jarang pengakuan sikap acuh terhadap porsi dan waktu makan dilontarkan tanpa merasa aneh. Ya, di mata orang awam selama perut keroncongan berarti itulah saatnya lapar. Anggapan satu ini ternyata bisa dibilang kurang tepat.

Nutritional timing adalah istilah yang cukup populer untuk menggambarkan jadwal makan yang tepat. Penelitian menunjukkan tubuh memiliki waktu cerna dan kebutuhan yang berbeda tergantung momen dan fungsinya. Dengan pemberian makanan yang tepat, seharusnya tujuan menurunkan berat, menaikkan, atau membantu penuhi asupan energi pada momen yang tepat seharusnya bukan masalah.

Anak kecil sangat senang eksplorisasi kemampuan tubuhnya. Jangan heran bila si kecil terus menerus bergerak tanpa lelah. Bahkan, kadang pengawas bermain yang capek duluan melihat tingkah buah hati ayah bunda. Tentunya, gerakan si kecil harus disertai asupan nutrisi yang cukup. Dengan memperhatikan rutinitas dan kebiasaan bermain anak pasti akan lebih mudah untuk menjadwalkan pemberian makanan.

Dimulai dari hal mendasar yakni karbohidrat. Tubuh memerlukan asupan karbohidrat supaya aktivitas tidak terganggu. Alasan mengapa sarapan selalu manfaatkan bahan makan dengan kandungan karbohidrat lumayan menjadi alasannya. Kendati demikian bukan berarti orang tua bisa sembarangan padu padankan nasi dengan bahan makan yang lain sebelum si kecil aktivitas.

Nasi, sebagai makanan pokok sejatinya tergolong anggota tanaman. Alangkah baiknya bila makan nasi didampingi sayur mayur dan buah dibanding daging. Ingat, selain daging, makanan kedua yang paling cepat bikin kenyang adalah nasi. Selalu usahakan untuk peroleh jeda waktu sebelum memberikan protein dalam makanan anak.

Protein sangat ideal dimakan usai beraktivitas, dengan catatan anak sudah makan nasi sebelumnya. Di masa pertumbuhan karbohidrat tidak kalah penting dengan protein hanya pemberiannya saja yang harus berbeda waktu. Kebingungan dalam menentukan pola makan sehat untuk anak itu sah saja, untungnya sudah ada produk susu pertumbuhan si kecil yang akan memudahkan takaran gizi.(HN)

 

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY