Nutrisi Untuk Ibu Hamil

Nutrisi Untuk Ibu Hamil

7
0

Your Ads


Nutrisi Untuk Ibu Hamilwww.ibudanbalita.com

Satu hal yang harus ibu tanyakan ketika berkonsultasi dengan dokter adalah mengenai berat badan janin. Jika ternyata hasilnya rendah, ada kemungkinan ibu gagal memenuhi kebutuhan nutrisi untuk ibu hamil.

Memang bukan itu saja faktor penyebabnya. Akan tetapi, hal tersebut yang sangat mungkin terjadi. Ini juga yang menjadi alasan utama mengapa dokter langsung akan memberikan suplemen khusus agar berat badan janin normal.

Namun, terlebih dahulu ibu harus tahu mengapa ketika konsultasi ibu harus tanya tentang hal tersebut. Ternyata, berat badan janin itu menentukan bagaimana kondisi kesehatan janin selama masih ada di dalam kandungan. Di sisi lain, ada bahaya yang mengancam ketika ibu gagal memenuhi kebutuhan nutrisi yang berakibat pada rendahnya berat badan janin.

Jika Berat Badan Janin Rendah

Sudah banyak yang memperingatkan pentingnya seorang ibu mengkonsumsi susu ibu . Tujuannya utamanya adalah untuk mencegah adanya risiko kematian bayi, entah itu ketika masih ada di dalam rahim atau ketika dilahirkan.

Apa yang membuat hal tersebut bisa terjadi?

Yang pertama dikarenakan janin tidak berkembang. Artinya, janin tidak tumbuh tapi justru berat badannya stagnan atau bahkan turun. Akibatnya, ukuran janin mengecil dan mengalami kematian atau yang sering disebut keguguran. Umumnya, hal tersebut bisa dideteksi waktu ditemukan berat badan janin rendah.

Yang bisa mengetahui berat badan janin adalah dokter kandungan. Inilah mengapa setiap bulan diharapkan ibu melakukan pengecekan kondisi dengan cara melakukan pemeriksaan USG sekaligus ibu bisa berkonsultasi. Ibu bisa tanyakan apa saja yang menjadi keluhan yang ibu rasakan selama kehamilan.

Saat dilakukan pemeriksaan USG, dokter tahu apakah berat badan janin rendah, normal, atau di atas rata-rata. Penentuan tersebut juga berdasarkan usia janin di dalam kandungan. Untuk informasi lebih lengkap mengenai berat badan janin di setiap usia yang berbeda, ibu bisa tanyakan langsung dengan dokter di www.ibudanbalita.com. Ibu bisa berkonsultasi dengan dokter secara online.

Akan tetapi, bukan keguguran atau kematian saat melahirkan saja yang menjadi risiko buruk saat berat badan janin turun lantaran kekurangan nutrisi saat hamil. Ada juga bahaya lain yang bisa terjadi seperti bayi lahir prematur, bayi lahir dengan penyakit diabetes, atau potensi terkena obesitas dan gangguan jantung ketika ia dewasa nanti. Semua itu tentu sangat mengkhawatirkan, bukan? Maka dari itu penting sekali bagi semua ibu hamil agar memperhatikan asupan gizi setiap hari. Cek juga kondisi berat badan janin di dalam kandungan setiap bulan ketika konsultasi dengan dokter kandungan.

Nutrisi Ibu Hamil Untuk Meningkatkan Berat Badan Janin

Sebenarnya, dengan mengkonsumsi susu Frisian Flag Mama saja sudah cukup untuk memastikan setiap hari ibu sudah memenuhi kebutuhan nutrisi. Akan tetapi, tentu tidak hanya susu saja yang bisa ibu andalkan. Tetap saja makanan adalah sumber nutrisi yang paling dominan.

Akan tetapi, nutrisi apa saja yang ibu butuhkan agar berat badan janin meningkat secara signifikan?

  1. Protein

Nutrisi yang utama tentu saja protein. Sama seperti orang dewasa yang terlihat sangat kurus. Jika ingin memiliki berat badan proporsional, tentu saja mereka harus mengkonsumsi makanan yang tinggi protein. Begitu juga dengan janin. Hanya saja, dalam hal ini ibu yang harus mengkonsumsi makanan tersebut. Dengan demikian, kandungan protein di dalam makanan tersebut bisa diserap oleh janin.

  1. Lemak

Tunggu dulu. Ibu tidak boleh kaget. Mungkin ibu merasa aneh mengapa harus makan makanan yang mengandung lemak. Ibu harus tahu lemak juga termasuk nutrisi kehamilan yang penting lho. Hanya saja, yang dimaksud lemak di sini adalah lemak sehat atau lemak baik.

  1. Karbohidrat

Jangan berpikir ibu harus menambah porsi nasi setiap hari ya. Untuk meningkatkan berat badan janin di dalam rahim, bukan karbohidrat dari nasi yang ibu harus dapatkan melainkan karbohidrat dari kacang polong, jagung, gandum, atau kentang.

Apa yang beda? Karbohidrat dari nasi itu karbohidrat sederhana yang bisa dicerna oleh tubuh dengan sangat mudah. Berbeda dengan karbohidrat dari kentang atau gandung. Di dalamnya, terdapat karbohidrat kompleks yang mana tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna. Maka ketika karbohidrat kompleks tersebut masuk ke dalam tubuh, karbohidrat akan diserap oleh janin dan berat badannya pun akan berangsur-angsur naik.

Jadi, sudah tahu kan nutrisi untuk ibu hamil apa saja yang bisa menaikkan berat badan janin di dalam kandungan?

Akan tetapi, ada satu hal yang juga perlu ibu ketahui. Hati-hati juga ketika bayi memiliki berat badan di atas normal. Hal tersebut sangat berbahaya karena proses melahirkan bisa saja sangat sulit. Bahkan, bisa saja sejak masih ada di dalam kandungan, bayi sudah mengalami masalah kesehatan, yaitu terkena diabetes.

Maka dari itu, penting sekali bagi ibu untuk mengetahui kondisi serta perkembangan janin di dalam kandungan. Tentu saja ibu tidak bisa mengetahui hal tersebut sendiri. Ibu butuh bantuan dokter atau bidan yang bisa melakukan pemeriksaan janin dengan USG.

Yang jelas, apa yang harus ibu lakukan itu sudah jelas. Ibu harus memenuhi kebutuhan nutrisi setiap hari. Ini terdengar sangat mudah tapi ternyata banyak lho bayi yang mengalami keguguran karena kekurangan nutrisi. Maka dari itu, ibu harus lebih banyak belajar tentang makanan apa saja yang harus ibu konsumsi untuk memastikan terpenuhinya nutrisi untuk ibu hamil.

 

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY