Mom, Hati-Hati Memilih Mainan Anak 1 Tahun

Mom, Hati-Hati Memilih Mainan Anak 1 Tahun

5
0

Your Ads


Mom, Hati-Hati Memilih Mainan Anak 1 Tahunwww.ibudanbalita.com

Anda tahu fidget spinner? Mainan yang beberapa waktu terakhir sangat populer ini ternyata dilarang dimainkan oleh sebuah sekolah di Amerika Serikat. Alasannya, permainan ini berbahaya karena bisa pecah dan kepingannya bisa melukai anak-anak yang berada di samping.

Memang spinner ini bukan mainan anak 1 tahun. Akan tetapi, yang ingin ditunjukkan di sini adalah bagaimana permainan yang sudah dijual di pasaran itu belum tentu aman untuk dimainkan oleh anak kecil.

Tentu mom masih ingat berita tentang mainan anak balita yang terbuat dari bahan plastik berbahaya. Komponen plastik tersebut ternyata bisa memudar. Dan jika tertelan atau terhirup oleh si kecil, maka hal tersebut bisa sangat berbahaya.

Maka dari itu, mom harus ekstra hati-hati memilihkan permainan untuk anak 1 tahun. Tidak semua mainan yang ada embel-embel edukatif itu baik untuk sang buah hati.

Membuat Mainan Edukatif Sendiri

Memang sangat tidak sulit untuk menemukan permainan untuk anak usia 1 tahun. Jenisnya semakin banyak. Apalagi sekarang sudah ada toko online. Rasanya, mom tidak menemukan kesulitan lagi untuk menemukan permainan apa yang cocok dimainkan oleh sang buah hati.

Selain itu harganya pun sangat terjangkau. Hal ini disebabkan oleh teknologi yang digunakan untuk produksi semakin canggih, persaingan antara produsen semakin ketat, serta alur distribusi yang bisa diperpendek dengan adanya sistem pembelian online.

Namun, berapapun uang yang mom keluarkan, bukankah lebih baik jika mom membuat permainan edukatif sendiri di rumah?

Jangan terlalu cepat mengatakan mom tidak bisa. Banyak ide yang bisa ibu dapatkan untuk membuat game anak 1 tahun edukatif yang bisa mom buat sendiri. Friso menunjukkan beberapa ide permainan yang bisa dibuat sendiri. Salah satunya permainan petak umpet dengan mainan mobil-mobilan. Untuk mendukung aktivitas permainan ini, mom tinggal download gambar dan print out. Di sana, sudah aturan permainannya. Mom tinggal ikuti saja instruksinya.

Permainan seperti ini sangat cocok untuk dimainkan oleh balita 1 tahun. Salah satu alasannya adalah melatih berbahasa. Permainan ini merasangsang balita untuk mengucapkan satu patah kata. Bukankah balita 1 tahun baru mulai belajar bicara? Makanya, sangat tepat jika mom mengajak si kecil memainkan permainan ini.

Tentu bukan mainan ini saja yang bisa mom buat sendiri di rumah. Mom bisa cari ide lainnya. Dan permainan itu tidak hanya seputar game kartu saja. Ada juga mainan yang membuat perkembangan motorik kasar anak lebih optimal. Contohnya saja permainan memasukkan bola ke dalam wadah yang sudah disediakan, lempar bola, tangkap bola, dan lain sebagainya. Permainan yang membuat seluruh tubuh si kecil bergerak itu adalah permainan yang bagus untuk perkembangan motorik kasar.

Jangan Kenalkan Anak Balita Dengan Smartphone

Smartphone dalam Bahasa Indonesia itu artinya telpon pintar. Sayangnya, telpon ini justru memberikan manfaat yang sebaliknya. Lihat saja anak-anak kecil yang sudah kecanduan bermain smartphone. Bukannya tambah cerdas tapi perkembangannya kurang bagus.

Lalu, apa masalahnya? Bukan smartphone nya yang salah, tapi penggunaanya yang kurang tepat. Smartphone ini dibuat untuk mempermudah pengguna. Dulu, koneksi internet hanya bisa dilakukan dengan komputer atau laptop yang ukurannya besar. Kini, hal tersebut bisa dilakukan di genggaman. Sayangnya, fungsi ini berbeda ketika smartphone digunakan oleh anak balita. Mereka mengalami kecanduan karena terlalu sering bermain game.

Tidak berhenti di situ saja. Anak kecil yang menggunakan smartphone juga cenderung pasif. Ia jarang bergerak. Ia lebih tertarik berdiam diri di dalam kamar dan bermain game yang ada di gadget mereka. Akibatnya, perkembangan fisiknya pun akhirnya terganggu karena minimnya gerakan fisik yang dilakukan.

Hal tersebutlah yang membuat para ahli perkembangan balita tidak manyarankan orang tua memberikan smartphone pada sang buah hati. Ini bukan permainan untuk anak 1 tahun. Bahkan, anak-anak yang sudah di bangku SMP belum waktunya menggunakan smartphone. Hal ini dilihat dari kadar manfaat dan madhorot atau kerugiannya. Anak-anak kecil, apalagi balita, belum bisa memanfaatkan smartphone sebagaimana mestinya.

Dan ini tidak hanya terhadap smartphone. Mom juga sebaiknya tidak mengenalkan dulu pada komputer. Pada suatu saat nanti ketika anak sudah mulai belajar di sekolah dan ia membutuhkan alat belajar berupa komputer, ibu baru boleh menginjinkan si kecil untuk menggunakan komputer. Itupun dengan berbagai syarat. Komputer harus digunakan untuk belajar, bukan sekedar bermain game di mana ia bisa berada di depan layar hingga berjam-jam. Ini bisa berakibat buruk, tidak hanya untuk perkembangan otaknya tapi juga fisiknya.

Pada akhirnya, mom sebagai orang tua lah yang harus bijak memilih apa yang boleh dimainkan oleh si kecil dan mana yang sebaiknya tidak. Penjelasan di atas tidak hanya sekedar warning bahaya mainan anak yang ternyata kurang bagus untuk perkembangan. Lebih dari itu, penjelasan di atas juga sebagai cara untuk mengingatkan kembali bahwasannya mom lah yang sangat menentukan bagaimana perkembangan anak.

Untuk itu, keterlibatan mom dalam setiap kegiatan balita sangat diperlukan. Keterlibatan ini tidak hanya bersifat fisik di mana mom hadir dan berada di samping si kecil ketika ia sedang bermain. Mom juga hadir dalam arti yang sebenarnya. Mom ikut bermain dan bercengkerama dengan sang buah hati. Maka dari itu, mom bisa tentukan mainan anak 1 tahun apa yang bisa mom dan si kecil mainkan.

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY