Metode Belajar Sambil Bermain Bahasa Asing Anak Balita

Metode Belajar Sambil Bermain Bahasa Asing Anak Balita

5
0

Your Ads


Metode Belajar Sambil Bermain Bahasa Asing Anak Balitamybaby.co.id

Ibu pasti bangga sekali ketika sang buah hati sudah bisa menguasai bahasa asing, terutama Bahasa Inggris di usia balita. Ibu bisa mewujudkan hal tersebut ketika ibu mau sedikit meluang waktu dan tenaga untuk menerapkan metode belajar sambil bermain berikut ini.

Mungkin ibu masih sangsi bolehkah balita belajar bahasa asing? Apakah hal tersebut tidak mengganggu kemampuan berbahasanya?

Memang banyak pakar yang menyarankan agar tidak mengajarkan bahasa asing kepada anak yang masih usia balita. Ada beberapa alasan mengapa mereka mengajurkan hal tersebut.

Ketika Balita Sudah Mulai Belajar Bahasa Asing

Harus diakui setiap hal itu bisa berdampak negatif, tak terkecuali ketika ibu mengajarkan bahasa inggris kepada balita ibu.

Masalah ini yang sering dialami oleh balita yang lebih mengusai bahasa inggris atau bahasa asing lainnya daripada balita yang hanya bisa berbahasa ibu. Mereka sulit melakukan sosialisasi dan berteman dengan teman-teman lantaran tidak semua teman bisa berbahasa asing. Dan anak kecil cenderung tidak mau berteman denga anak yang beda.

Hal ini tidak menjadi masalah ketika ibu tinggal di lingkungan di mana hampir semua anak balita bisa berbahasa asing. Atau setidaknya sekolah di mana anak belajar memang menerapkan kurikulum internasional di mana anak didik diajarkan bahasa asing.

 

Banyak orang tua yang memiliki keinginan agar anak bisa berbahasa Inggris akhirnya terus menerus mengajarkan Bahasa Inggris. Bahkan, hampir semua bentuk komunikasi verbal menggunakan Bahasa Inggris daripada bahasa ibu.

Apa yang terjadi tentu bisa ibu bayangkan sendiri. Anak menjadi tidak menguasai bahasa ibu dan lebih nyaman berkomunikasi dengan Bahasa Inggris. Masalah ini menjadi lebih parah lagi ketika justru anak tidak bisa berbahasa Indonesia.

 

Kalaupun ibu ingin mengajarkan Bahasa Inggris kepada sang buah hati, pastikan ibu menerapkan metode belajar sambil bermain. Ini menjadi sangat penting agar anak tidak merasa terbebani. Pasalnya, terkadang ada anak yang seolah-olah dipaksa untuk bisa berbahasa asing namun ia mengalami kesulitan. Pada akhirnya, ia justru mengalami gangguan bicara. Hal ini disebabkan orang tua mengajarkan Bahasa asing sementara di luar ia sering mendengarkan orang lain berbahasa Indonesia.

Tentu ibu tidak ingin hal tersebut dialami oleh sang buah hati, bukan? Namun, bukan berarti mengajarkan Bahasa Inggris atau Bahasa asing sejak dini itu tidak diperbolehkan. Yang ibu harus lakukan adalah bagaimana meminimalisir efek negatif tersebut.

Cara Mengajar Bahasa Asing Kepada Balita

Secara teori, balita itu harusnya bermain. Kalaupun belajar, balita harus belajar dengan bermain. Ini menjadi sangat penting agar si kecil tidak merasa ditekan. Dengan bermain sambil belajar, ia merasa senang dan dalam waktu yang sama ia sedang meningkatkan pengetahuan dan skilnya.

Berikut ini hal yang bisa ibu lakukan agar anak bisa belajar bahasa asing tanpa merasa tertekan.

 

  1. Belajar Sambil Jalan-Jalan

Ini cara yang paling mudah untuk ibu lakukan. Sering mengajak anak jalan-jalan? Jika sering, ibu bisa ajak jalan-jalan sambil mengenalkan beberapa hal dalam Bahasa Inggris. Contohnya, jika bertemu dengan sungai, katakan saja “river.” Buat anak mengulang kata tersebut. Sebutkan beberapa hal yang ditemui selama perjalanan seperti “car”, “school”, “post station”, dan lain sebagainya.

Dalam hal ini, ibu harus tahu bahwasannya memori anak itu sangat bagus ketika ia diingatkan dengan hal-hal yang membuatnya terkesan. Dan terkadang anak itu lebih berkesan ketika ia diajari dengan cara yang menyenangkan, misalnya ketika sedang ibu ajak jalan-jalan ke suatu tempat yang menarik. Ibu bisa ajak ke kebun binatang dan mengenalkan berbagai nama hewan menggunakan Bahasa Inggris.

 

  1. Game Online

Lho kok game online? Tenang dulu bu. Memang game online itu tidak disarankan untuk dimainkan oleh balita. Menurut penelitian, game semacam ini cenderung membuat anak pasif dan mengalami ketergantungan.

Namun, bukan berarti game ini berbahaya. Sama saja dengan game yang tidak online. Kalau berlebihan, tentu tidak baik, bukan? Begitu juga dengan game online. Maka dari itu, boleh saja lho bu si kecil bermain game online. Asalkan game tersebut bagus untuk perkembangan serta tidak berlebihan dalam bermain game.

Ada beberapa game online yang ditujukan agar anak mulai mengenal Bahasa Asing seperti halnya Bahasa Inggris. Ibu bisa pilihkan dan jangan pula damping ya.

 

  1. Board Race

Bukan game online saja yang menarik untuk dilakukan agar anak mau dan segera bisa berbahasa asing. Ada juga metode bermain sambil belajar menggunakan permainan yang disebut dengan board race. Permainan sederhana ini bisa meningkatkan vocabulary atau kosakata sang buah hati. Untuk permainan mendidik lainnya, ibu bisa kunjungi www.friso.co.id.

Jadi, sebenarnya ibu tidak perlu takut untuk mulai mengajarkan bahasa asing kepada balita. Asalkan ibu mengajarkan dengan cara yang menyenangkan, maka hal tersebut tidak akan membuat perkembangan balita terganggu. Justru mengajarkan Bahasa Asing terutama Bahasa Inggris sejak dini bisa membuat anak siap untuk menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan. Ibu tidak perlu mengikutkan les. Ibu bisa ajarkan sendiri di rumah. Toh banyak ide belajar sambil bermain yang bisa ibu gunakan. Walaupun ibu tidak memiliki background sebagai guru, ibu bisa mengajarkan anak di rumah layaknya seorang pendidik profesional.

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY