Mengenal Proses Dan Tahap Perkembangan Anak Usia 1 Tahun

Mengenal Proses Dan Tahap Perkembangan Anak Usia 1 Tahun

8
0

Your Ads


Mengenal Proses Dan Tahap Perkembangan Anak Usia 1 Tahunalodokter.com

Tahap perkembangan anak dan pertumbuhan anak merupakan dua hal yang saling berkaitan dan nampaknya tidak bisa dipisahkan antara satu sama lainnya. Perkembangan fisik dan motorik sangat berhubungan dengan proses pertumbuhan psikis anak. Maka dari itu psikologis perkembangan anak usia dini berkaitan dengan proses tumbuh kembang secara menyeluruh pada anak. Anak akan mengalami suatu tahapan yang disebut dengan masa keemasan atau golden age pada waktu usia dini.

Nah, hal tersebut dimana anak akan lebih peka terhadap berbagai pengaruh dan stimulus dari luar.  Jadi, dalam hal ini tumbuh kembang anak akan berpengaruh terhadap masa keemasan dari setiap anak. Pada masa keemasan, anak akan mengalami suatu periode atau tingkatan perkembangan berpikir, motorik, emosi, fisik dan perkembangan dalam hal bersosialisasi.

Lonjakan perkembangan tersebut terjadi pada periode hingga berusia 8 tahun. Pada tahap perkembangan usia dini, orangtua harus memberikan perhatian khsusus pada anak sebab hal ini akan memberi pengaruh bagi anak di masa depan. Dalam tahap perkembangan kognitif anak akan terbagi menjadi beberapa tahapan yang perlu Anda ketahui.

Mempelajari Tahap Perkembangan Anak Usia 2 Tahun Keatas

Berikut ini akan kami sampaikan beberapa tahap perkembangan dari buah hati Anda, diantaranya adalah ;

– Tahap sensorimotor

Pada tahapan ini perkembangan si kecil hanya terjadi pada gerakan refleks seperti mengembangkan kebiasaan awal, memperoduksi momen menarik dan menemukan cara baru yang disukai. Tahapan ini berlangsung pada anak hingga berusia 2 tahun.

– Tahap pra-operasional

Memasuki tahapan ini anak mulai menerima berbagai stimulasi meskipun masih terbatas. Pada tahapan ini kemampuan bahasa si kecil mulai berkembang walaupun pola pikirnya masih belum mampu berpikir secara abstrak. Tahapan ini yaitu pada usia 2 – 7 tahun.

– Tahap konkret operasional

Nah, memasuki tahapan ini si kecil sudah mampu berpikir secara rasional. Pada tahapan ini kemampuan si kecil sudah terorganisisr dengan baik. Dalam hal ini anak sudah mampu melakukan tugas ringan seperti merapihkan barang-barang sendiri dan menaruhnya ditempat yang seharusnya. Tahap ini berlangsung pada usia 7 – 11 tahun.

 

– Tahap formal operasional

Dalam tahapan ini bisa dikatakan anak sudah memasuki usia remaja. Pola pikir anak sudah lebih baik dan berpikir secara hipotetik. Kemampaun anak dalam berpikir terhadap hal-hal yang abstrak sehingga sudah bisa menerima semua pelajaran.

Jika membahas tentang perkembangan fisik, dalam hal ini terkait dengan perkembangan motorik anak. Pada tahapa perkembangan fisik akan dipengaruhi oleh perkembangan notorik halus dan kasar anak. Untuk menunjang perkembangan fisik, Anda harus senantiasa memberikan asupan makanan yang bergizi untuk anak.

Dalam tahap pertumbuhan, anak membutuhkan asupan nutrisi dua kali lipat lebih banyak jika dibandingkan dengan orang dewasa. Dalam tahap pertumbuhan, Anda harus senantiasa memberikan perhatian bagi anak sehingga setiap tahapnya akan terpantau dengan baik.

Tahap Perkembangan Anak Usia 0 – 12 Bulan

Dalam usia 0 – 3 bulan si kecil sudah bisa melakukan aktivitas sebagai berikut ;

– Mengangkat kepala setinggi 45 derajat

– Menggerakan kepala dari kiri ke kanan ke tengah

– Melihat dan menatap wajah anda

– Mengoceh spontan atau bereaksi dengan mengoceh

– Suka tertawa keras

– Bereaksi terkejut terhadap suara keras

– Membalas tersenyum ketika diajak bicara atau tersenyum

– Mengenal ibu dengan penglihatan, penciuman, pendengaran dan kontak

Dalam usia3 – 6 bulan si kecil sudah dapat melakukan aktivitas sebagai berikut ;

– Berbalik dari telungkup ke telentang

– Mengangkat kepala setinggi 90 derajat

– Mempertahankan posisi kepala tetap tegak dan stabil

– Menggenggam pensil

– Meraih benda yang ada dalam jangkauannya

– Memegang tangannya sendiri

– Berusaha memperluas pandangan

– Mengarahkan matanya pada benda-benda kecil

– Mengeluarkan suara gembira bernada tinggi atau memekik

– Tersenyum ketika melihat mainan atau gambar menarik saat bermain sendiri

Dalam usia 6 – 9 bulan si kecil sudah dapat melakukan aktivitas sebagai berikut ;

– Duduk dengan sikap tripoid – sendiri

– Belajar berdidir, kedua kakinya menyangga sebagian berat badan

– Merangkak meraih mainan atau mendekatai seseorang

– Memindahkan benda sari satu tangan ke tangan lainnya

– Memungut dua benda, masing-masing tangan pegang satu benda pada saat yang bersamaan

– Memungut benda sebesar kacang dengan cara meraup

– Bersuara tanpa arti, mama, papa. baba, dadada, tatata

– Mencari mainan atau benda yang dijatuhkan

– Bermain tepung tangan atau ciluk ba

– Bergembira dengan melempar benda

– Makan kue sendiri

Dalam usia 9 – 12 bulan si kecil sudah dapat melakukan aktivitas sebagai berikut ;

– Mengangkat badannnya ke posisi sendiri

– Belajar berdiri selama 30 detik atau berpengangan di kursi

– Dapat berjalan dengan dituntun

– Mengulurkan lengan atau badan untuk meraih mainan yang diinginkan

– Menggenggam erat pensil

– Memasukan benda ke mulut

– Mengulang menirukan bunyi yang didengar

– Menyebut 2 – 3 suku kata yang sama tanpa arti

– Mengeksplorasi sekitar, ingin tahu, ingin menyentuh apa saja

– Bereaksi terhadap suara yang perlaha atau bisikan

– Senang diajak bermain ciluk ba

– Mengenal anggota keluarga, takut pada orang yang belum kenal

– Berdiri sendiri tanpa berpegangan

– Membungkuk memungut mainan kemudian beridiri kembali

– Berjalan mundur 5 langkah

– Menumpuk dua kubus

– Memasukan kubus di kotak

Itu tadi sedikit pembahasan dari kami mengenai beberapa tahap perkembangan anak yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat

 

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY