Mengenal Hernia Pada Bayi Serta Cara Menanganinya!

Mengenal Hernia Pada Bayi Serta Cara Menanganinya!

12
0

Mengenal Hernia Pada Bayi Serta Cara Menanganinya!http://kabar24.bisnis.com
Your Ads

Hernia pada bayi lebih sering muncul pada bayi yang terlahir permatur atau bayi dengan berat badan rendah. Kondisi seperti ini membuat bayi kurang menikmati kehidupannya. Bila tidak ditangani lebih cepat, kondisi tersebut bisa memperburuk keadaan bayi.

Satu hal yang pasti, pertumbuhan bayi harus normal. Kunci utama dari sehat tidaknya orang ketika dewasa bisa ditentukan sedari bayi. Makanya, bila kondisi bayi kurang baik, bayi akan mengalami masalah kesehatan bila dewasa.

Salah satu permasalahan yang muncul adalah hernia ini. Hernia bisa mempengaruhi kesehatan bayi. Sebagai orang tua, perlu untuk khawatir akan keadaan bayi tersebut. Oleh karenanya, penanganan sebaiknya perlu dilakukan dengan segera.

Apa Itu Hernia?

Hernia sendiri merupakan kondisi medis dimana terdapat tonjolan dari organ dalam tubuh bayi. Tonjolan ini terlihat pada area kelamin bayi. Begitu pula tonjolan tersebut akan muncul pada bagian pusarnya.

Penyebabnya adalah otot-otot di dalam tubuh mengalami kelainan. Akibatnya, organ tubuh bayi terlihat menonjol lantaran ototnya tidak mampu menahannya. Dengan kata lain, organ dalam tubuh bayi tidak berada di posisi yang semestinya.

Hernia dalam diri bayi seperti ini tentu mempengaruhi kesehatan. Meskipun dikatakan normal lantaran bisa sembuh dengan sendirinya, namun bukan berarti ibu perlu membiarkannya. Pasalnya, kondisi ini bisa berlangsung lama sampai bayi usia 5 tahunan.

Ketika organ tubuh tidak tepat posisinya selamanya, tentu fungsi organ tubuh akan terpengaruh. Dan inilah yang harus dihindari oleh ibu. Setidaknya, ketika didiagnosis mengalami masalah tersebut, adakalanya ibu perlu melakukan pemeriksaan dan penanganan secepatnya.

Jenis-Jenis Hernia Yang Terjadi Pada Bayi

Penanggulangan masalah memang harus dilakukan sejak awal. Bisa dikatakan kalau penanganan ini jauh lebih mudah. Karena masalahnya belum sampai ke ranah lebih parah, misalnya mempengaruhi organ tubuh lainnya.

Mengenai permasalahan ini, bayi setidaknya memiliki peluang mengalami dua jenis hernia. Jenis hernia pada bayi diantaranya adalah sebagai berikut.

Hernia jenis ini disebabkan oleh otot-otot perut bayi yang tidak bersatu. Kegagalan ini meninggalkan celah dimana memungkinkan organ dalam tubuh bisa menonjol di area tersebut. Tentunya, ciri utamanya adalah tonjolan pada bagian pusar.

Pusar bayi akan terlihat menonjol dan membengkak. Khususnya bila bayi BAB, ataupu menangis. Namun, hernia jenis ini tidaklah berbahaya karena bisa sembuh seiring dengan usianya.

Permasalahan ini biasanya dialami oleh bayi perempuan. Terutama bayi yang terlahir secara premature. Biasanya bayi tidak merasakan apapun, contohnya adalah tidak merasakan sakit.

Hernia iunginalis pada bayi bisa dilihat pada area kelamin bayi. Kondisi seperti ini disebabkan oleh menjulurnya usus dari rongga perut bagian bawah. Akibatnya, terdapat tonjolan pada bagian kelamin bayi.

Permasalahan seperti ini kebanyakan dialami oleh bayi laki-laki. Namun tidak menutup kemungkinan jika bayi perempuan juga bisa mengalaminya. Normalnya, masalah tersebut bisa muncul sesuai riwayat hidup sebelumnya. Maksudnya, bayi pernah mengalaminya ketika masih kecil.

Gejala Yang Menunjukkan Bayi Mengalami Hernia

Gejala hernia pada bayi sangat mudah dikenali. Ibu memang perlu memperhatikan buah hatinya pada bagian pusar dan area kelaminnya. Di tempat tersebutlah masalah hernia bisa terlihat.

Bayi yang mengalami hernia biasanya akan menunjukkan tojolan pada area tersebut. Tonjolan ini sebenarnya bisa dikembalikan sendiri dengan menekannya ke bagian dalam perut. Penekanan harus dilakukan dengan lembut.

Namun beberapa kasus, hernia ini tidak bisa diatasi dengan cara tersebut. Ini menandai jika hernia tersebut tidaklah normal.

Gejala lain dari munculnya hernia adalah bayi suka muntah sendiri. Kemudian, ada intensitas rasa nyeri pada bagian yang menonjol. Makanya, bayi terlihat tidak mendapatkan kenyamanan dalam aktifitasnya.

Tanda bayi mengalami hernia lainnya adalah terjadinya peradangan pada bagian tonjolan. Ketika bayi mengalami hal ini, bayi bisa menangis. Bayi juga bisa menahannya, namun keadaan tubuhnya mulai menurun.

Sadar akan kondisi demikian, wajib bagi ibu untuk melakukan pemeriksaan. Baru setelah itu, ibu bisa melakukan penanganan lebih lanjut. Tentunya dengan mendapatkan izin langsung dari dokter.

Cara Menangani Hernia Pada Bayi

Cara mengobati hernia pada bayi didasarkan pada tingkat keparahan masalah. Masalah lebih parah membutuhkan penanganan lebih inten. Sementara hernia normal tidak.

Hernia normal ditandai dengan munculnya tonjolan pada area pusar dan area kelamin. Cara penanganannya adalah dengan menekan tonjolan ke area dalam. Kemudian, pastikan bayi terhindar dari masalah seperti batuk.

Batuk sendiri bisa meningkatkan penekanan pada area perut. Penekanan inilah yang menyebabkan organ dalam menonjol. Jadi, bila bayi mengalami batuk-batu, cara pertama adalah dengan menangani batuknya terlebih dahulu.

Sementara bila hernia yang terjadi lebih parah, dibutuhkan penanganan lebih lanjut. Misalnya bila tonjolan mengalami pembengkakan. Bisa juga tonjolan tersebut mengeras dan menyakiti tubuh bayi.

Cara menangani hernia pada bayi tersebut adalah dengan operasi. Operasi dilakukan lantaran hernia dalam keadaan parah. Dikhawatirkan jika hernia tersebut bisa mempengaruhi organ dalam lainnya.

Ketika organ dalam lainnya ikut berpengaruh, hampir dipastikan jika ibu membutuhkan biaya untuk melakukan penanganan lanjutan. Kondisi memprihatinkan ini harusnya ditangani secepatnya. Tujuannya adalah agar bayi bisa tumbuh dewasa tanpa mengalami masalah kesehatan yang lebih parah.

Bagaimana bila menggunakan cara alami? Sebelum menerapkan cara alami, ibu perlu berkonsultasi pada pihak dokter. Biarkan dokter memberikan diagnosanya untuk memastikan hernia jenis apa, baru setelah itu ibu bisa menanyakan tentang pengobatan alamiahnya.

Kesimpulannya, tidak normalnya otot-otot bayi akan mempengaruhi kesehatan bayi. Jika bayi terdiagnosa dengan masalah tersebut, lakukan pemeriksaan dengan segera. Ini yang terbaik untuk meminimalkan keparahan dari hernia pada bayi.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY