Kekurangan Nutrisi Yang Menjadi Penyebab Kematian Anak

Kekurangan Nutrisi Yang Menjadi Penyebab Kematian Anak

4
0

Your Ads


Kekurangan Nutrisi Yang Menjadi Penyebab Kematian Anakwww.friso.co.id

Sampai saat ini, kasus kematian anak karena kekurangan nutrisi masih sering terjadi. Dan yang cukup menghebohkan adalah bahwasannya kasus semacam ini tidak hanya terjadi di daerah yang notabene jauh dari perkotaan seperti di daerah pinggiran atau daerah pelosok. Justru banyak kasus kematian anak karena gizi buruk ini terjadi di daerah perkotaan.

Tahun lalu saja, tepatnya pada bulan Februari tahun 2016, anak 5 anak balita di Kota Bekasi meninggal dulu lantaran mengalami gizi buruk. Dan pada tahun ini, pada bulan Juli, ada anak balita yang mengalami hal yang sama. Lebih tragisnya, balita tersebut meninggal dunia di rumah sakit. Balita di Sumatera Selatan tersebut tidak bisa ditangani dengan baik lantaran masalah kekurangan gizi yang dialami sudah sangat parah.

Lalu, apa yang menjadi penyebab kekurangan gizi ini? Yang pasti, bukan masalah kemiskinan. Jika penyebabnya adalah kemiskinan sehingga orang tua tidak mampu memberikan makanan yang sehat, tentu kasus kematian balita seperti ini hanya terjadi di desa-desa atau di daerah perkampungan kumuh saja.

Menurunkan Angka Kematian Balita Akibat Gizi Buruk

Sebenarnya, sudah banyak sekali upaya yang dilakukan oleh ahli kesehatan dan juga pemerintah untuk mengatasi masalah kematian akibat gizi buruk pada balita ini. Contohnya saja dengan adanya fasilitas kesehatan yang semakin mudah dijangkau. Di setiap desa atau kelurahan, sudah ada posyandu.

Namun, kenapa kasus kematian bayi atau balita akibat gizi buruk ini masih terjadi? Tentu harus ada upaya yang lebih masif lagi.

  • Meningkatkan Kesadaran Orang Tua

Setiap orang tua pasti ingin anak mereka sehat. Tidak ada satu pun orang tua yang ingin melihat tumbuh kembang anak mengalami gangguan. Makanya, kebutuhan gizi yang harus terpenuhi. Ini kuncinya.

Sayangnya, banyak orang tua yang tidak memahami bagaimana cara memastikan kebutuhan gizi terpenuhi. Mungkin mereka sudah memberikan makanan setiap hari. Tapi, apakah makanan tersebut memiliki kandungan gizi seimbang?

Bisa saja mereka memberikan susu balita yang terbaik. Apa ukurannya? Apakah karena harganya yang paling mahal di antara merk susu balita lainnya?

Seorang ibu harus tahu makanan seperti apa yang bisa memastikan kebutuhan gizi seimbang tercukupi. Jadi, kata kuncinya adalah gizi yang seimbang.

Maka dari itu, dokter anak melalui situs www.ibudanbalita.com berbagi ilmu tentang bagaimana memaksimalkan perkembangan anak balita dan bagaimana anak terhindar dari masalah kekurangan nutrisi. Ini salah satu cara yang saat ini dianggap sebagai cara paling efektif untuk meningkatkan kesadaran orang tua mengingat dunia internet menghubungkan kepada siapa saja.

  • Menghilangkan Perspektif Yang Salah

Masih ada saja orang tua yang memahami anak itu harus mengkonsumsi susu yang termahal. Memang barang yang mahal itu biasanya terbaik. Tapi, tidak semua susu balita termahal it terbaik lho.

Susu yang terbaik itu susu yang kandungan gizinya lengkap dan seimbang. Jadi, ukurannya bukan pada harga susu tersebut.

Ibu bisa cek saja harga susu Frisian Flag Jelajah. Masih banyak susu yang harganya jauh di atasnya. Tapi, kandungan nutrisi susu Frisian Flag lengkap dan juga seimbang.

Ada juga anggapan yang kurang tepat mengenai suplemen. Banyak orang tua yang ingin sekali gizi anak terpenuhi dan menjadi anak yang pintar dengan cara memberikan suplemen. Tentu hal tersebut tidak salah. Menjadi sangat salah jika hanya mengandalkan suplemen. Bagaimana pun juga, sumber utama gizi anak itu dari makanan. Sementara suplemen adalah pelengkap saja.

Dengan menahami hal tersebut, semoga anak tidak berisiko mengalami gizi buruk.

3 Jenis Penyakit Karena Anak Mengalami Kekurangan Nutrisi

Agar ibu semakin mudah mengetahui apakah sang buah hati mengalami kekurangan gizi atau tidak, berikut ini penyakit yang disebabkan oleh gizi buruk.

  1. Gondok

Ibu pasti tahu penyakit yang satu ini, kan? Penyakit ini ditandai dengan munculnya benjolan di leher bagian dalam. Anak yang mengalami penyakit ini disebabkan kekurangan iodium.

  1. Anemia

Tidak hanya orang dewasa saja lho bu yang mengalami anemia. Anak kecil pun bisa mengalami hal ini. Jika anak lemas, pucat wajahnya, serta sulit berkonsetransi, mungkin ia mengalami anemia. Namun, sebaiknya konsultasi dengan dokter anak terlebih dahulu untuk memastikan apakah benar anak ibu mengalami anemia atau tidak.

  1. Marasmus

Ini istilah kedokteran yang digunakan untuk menjelaskan kondisi anak balita yang berat badannya di bawah rata-rata. Penyakit ini disebabkan kekurangan protein. Untuk itu, ibu bisa cek di situs www.ibudanbalita.com untuk mencari tahu apa saja makanan yang bisa meningkatkan berat badan secara signifikan.

Tentu masih ada lagi penyakit lainnya yang disebabkan oleh kekurangan gizi. Ibu bisa tanyakan langsung pada ahlinya.

Ibu tidak harus datang ke dokter anak. Ibu bisa browsing dan mencari tahu apa saja sih penyakit yang disebabkan oleh gizi buruk. Namun, pastikan ibu mendapatkan referensi yang bisa dipercaya.

Sangat disarankan ibu ikut ke dalam Forum Ibu dan Balita. Di sana, ibu akan menemukan banyak sekali orang tua yang curhat atau sharing mengenai kesehatan anak. Ada banyak ilmu yang bisa ibu dapatkan di sana. Ibu juga bisa mengajukan pertanyaan untuk dibahas atau didiskusikan di forum tersebut. Menarik, bukan?

Yang jelas, tugas ibu sekarang ini adalah memastikan tumbuh kembang anak baik. Dan tugas tersebut bisa ibu lakukan asalkan ibu bisa menghindarkan si kecil dari masalah kekurangan nutrisi.

 

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY