Kebiasaan Ini Bisa Menjadi Cara Mendidik Anak Penurut

Kebiasaan Ini Bisa Menjadi Cara Mendidik Anak Penurut

7
0

Your Ads


Kebiasaan Ini Bisa Menjadi Cara Mendidik Anak Penurutwww.friso.co.id

Cara mendidik anak penurut membutuhkan kesabaran ekstra. Karena ini berhubungan dengan pembentukan karakter anak di masa depan. Pembentukan karakter anak tidak bisa dilakukan secara instan sehingga orang tua membutuhkan waktu untuk melakukannya.

Kesabaran dan perhatian harus dimiliki oleh orang tua. Terutama ketika orang tua mulai mendidik anaknya. Entah itu ketika anak masih usia dini ataupun ketika sudah remaja.

Membuat anak menjadi penurut memang bukanlah hal yang mudah. Tetapi bukan berarti tidak mungkin untuk dilakukan. Faktanya, banyak anak yang menurut apa yang diperintahkan oleh orang tuanya.

Memiliki anak yang nurut apa kata orang tuanya memang sangat menyenangkan. Ini menjadi kebahagiaan yang tak terkira. Bahkan ini menunjukkan jika Anda sukses dalam mendidik anak.

Apakah Anda juga ingin memiliki anak yang penurut? Jika benar, ada baiknya Anda memperhatikan cara mendidik anak agar patuh di sini. Tapi sebelumnya, mari perhatikan apa saja yang menyebabkan anak tidak patuh.

Penyebab Anak Tidak Nurut Sama Orang Tuanya

Di jaman ini, banyak anak membangkang pada orang tuanya. Muncul keegoisan dan keangkuhannya. Dan kepribadian ini akan membuat prilaku dewasanya menjadi sangat buruk.

Prilaku buruk seperti membangkang disebabkan oleh banyak hal. Biasanya berawal ketika anak masih kecil. Apa saja penyebabnya?

  • Orang tua berbicara satu arah saja

Sikap otoriter atau ingin menang sendiri membuat komunikasi tidak berjalan dengan baik. Bahkan hubungan antara orang tua dan anak juga bisa lebih rumit. Contohnya adalah menyuruh anak untuk melakukan hal tanpa memperhatikan kemampuan anak.

Kecenderungan seperti ini membuat anak berontak. Lama-kelamaan anak tidak akan menanggapi apa yang orang tua perintahkan. Meskipun nasehat itu baik untuk anak sendiri.

Memanjakan anak memang perlu, tapi ada batasannya. Keseringan mentolerir apa yang dilakukan anak sampai mengikuti semua permintaan anak akan membuat anak terbiasa diberikan keuntungan. Jika anak diminta untuk melakukan hal yang tidak disukainya pasti tidak akan dikerjakan.

Kalaupun anak mau melakukannya, anak akan melakukannya dengan malas. Ini menjadi masalah yang nyata dalam keluarga. Jadi, ada baiknya orang tua paham betul bagaimana cara memanjakan dan membatasi berbagai hal.

  • Keinginan anak tidak terpenuhi

Cara mendidik anak menjadi penurut nampaknya sangat rumit bila kebutuhan anak sering diabaikan. Seringnya mengabaikan keinginan anak akan membuat anak tidak hormat. Bahkan, kesannya adalah membangkang dan menolak apa yang Anda perintahkan.

  • Hubungan antara anak dan orang tua terlalu jauh

Tidak dipungkiri jika saat ini kasus renggangnya hubungan orang tua dan anak sangat banyak. Hal ini disebabkan oleh kepentingan orang tua yang lebih diutamakan. Contohnya adalah mementingkan pekerjaan dari pada keluarga.

Kondisi ini membuat anak tidak nyaman. Akhirnya, anak akan mencari cara lain untuk mendapatkan kenyamanan sekaligus kebahagiaan. Bahkan, anak akan membalas orang tuanya dengan ketidakpatuhannya.

Cara Menasehati Anak Agar Menjadi Anak Yang Patuh

Cara menasehati anak agar patuh bisa orang tua praktekkan. Bahkan ini wajib untuk dilakukan. Kuncinya adalah berikan perhatian lebih pada anak sehingga anak mendapatkan kenyamanan dari Anda, bukan dari orang lain. Mengenai cara mendidiknya, Anda bisa menengoknya di bawah ini.

  • Pahami apa yang dirasakan oleh anak

Perasaan anak berubah sangat cepat. Semenit merasa bahagia, semenit kemudian merasa kecewa. Perubahan suasana hati ini memang membutuhkan perhatian lebih, khususnya perhatian dari orang tuanya.

Mencurahkan semua perhatiannya pada anak sangatlah dibutuhkan. Setidaknya, Andalah yang menjadi tempat bersandar, tempat mendapatkan kenyamanan dan kebahagiaan dalam setiap kondisi. Dengan Anda sebagai tempat mengadu, Anda bisa menyisipkan nasehat anak agar penurut.

Apa yang orang tua katakan pastinya akan lebih banyak didengar. Kemudian, anak akan mencerna, bahkan mempraktekkannya. Akhirnya, anak akan cenderung mengikuti kata-kata Anda.

  • Nasehati dengan perkataan yang lemah lembut

Perkataan yang baik akan lebih meresap ke dalam hatinya anak. Hati anak juga sangat sensitive. Perkataan baik akan ditangkap dengan baik. Sebaliknya perkataan kasar hanya akan melukai hatinya meskipun kata tersebut sifatnya baik.

Perkataan kasar hanya akan membuat anak cenderung kaget. Kemudian anak akan menyembunyikan perasaannya, dan tidak mau mendengarkan apa yang Anda katakan. Anak akan lebih memilih menyelesaikan masalahnya sendiri.

Jika Anda ingin mendidik anak menjadi penurut, biasakan untuk mendidik dengan tutur sapa yang lemah lembut. Ini menjadi awal dimana perkembangan anak menjadi lebih baik. Hasilnya, anak juga akan menghargai orang lain ketika dewasa.

  • Selalu panggil nama anak ketika ingin memberikan perintah atau nasehat

Sapaan ini memang sangat sederhana, tapi sangat powerful. Anak merasa sangat dihargai dengan dipanggilnya nama kesayangan. Namun harus diingat, pastikan memanggil nama anak dengan nada yang lembut pula. Ini menjadi bagian dari cara agar anak menjadi penurut.

Meskipun kenyataannya Anda akan menasehati anak yang melakukan kesalahan, tetapi panggilan yang lembut akan membuat anak lebih nyaman. Bahkan, anak akan cenderung menerima apa yang Anda nasehatkan.

Sama halnya bila Anda meminta bantuan anak. Cara terbaik adalah memanggilnya dengan sapaan yang disenangi anak. Misalnya dengan nama panggilan kesayangan.

  • Kontak mata ketika memberikan nasehat atau perintah

Tatapan mata orang tua terhadap anaknya menunjukkan rasa cinta dan perhatian. Anak sendiri akan menyadarinya. Bahkan, anak akan merasa jika dirinya sangat dibutuhkan oleh orang tuanya. Tak heran jika anak akan tergerak hatinya yang akhirnya mau mengikuti apa yang Anda nasehatkan/perintahkan.

Kesimpulannya, didikan yang lemah lembut serta mengena di hati anak akan membuat anak merasa dipedulikan dan penting di dalam keluarga. Alhasil, anak mau menuruti orang tuanya. Jadi, siapkah Anda menerapkan cara mendidik anak penurut ini?

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY