Demam Pada Bayi Baru Lahir Jangan Panik!

Demam Pada Bayi Baru Lahir Jangan Panik!

17
0

Your Ads


Demam Pada Bayi Baru Lahir Jangan Panik!www.kidspot.com

Tangisan karena demam pada bayi tidak jarang membuat banyak orangtua panik dan mencari cara mengatasi demam balita yang efektif. Sebagian besar demam diakibatkan oleh infeksi ringan yang tidak membahayakan. Demam pada umumnya merupakan hal yang baik karena itu berarti sistem imunitas anak Anda bekerja sesuai fungsinya untuk melawan infeksi yang mungkin timbul.

Pada saat demam, pusat pengaturan suhu di otak memerintahkan agar suhu tubuh meningkat, yang kemudian mengarahkan sel-sel darah putih untuk menyerang dan memusnahkan virus maupun bakteri. Sebagai orangtua, respon Anda apabila anak demam tergantung pada usia dan suhu tubuh yang terbaca pada termometer. Apabila anak Anda berusia kurang dari 3 bulan, begitu suhunya mencapai atau melebihi 380C segera bawa anak Anda ke dokter.

Hal ini karena sistem imun bayi belum berkembang dengan sempurna. Bayi masih sangat rentan mengalami infeksi yang berpotensi membahayakan seperti meningitis dan pneumonia, dan seringnya peningkatan suhu tubuh adalah satu-satunya gejala. Apabila anak Anda berusia 3-6 bulan, segera bawa anak Anda ke dokter apabila suhu tubuhnya mencapai atau melebihi 390C atau demam sudah berlangsung lebih dari sehari.

Apabila anak Anda berusia di atas 6 bulan, Anda dapat membawanya ke dokter apabila suhunya mencapai 39.50C dengan sebuah pengecualian: segera bawa ke dokter apabila suhu anak Anda mencapai 390C dan ia mengalami dua atau lebih tanda-tanda seperti batuk, sakit tenggorokan, hidung berair, sakit kepala, lemas, dan diare meskipun sulit untuk menentukannya karena buah hati Anda masih belum dapat mengungkapkan apa yang ia rasakan.

Demam Pada Bayi Disertai Muntah Bahayakah ?

Pada anak berusia di bawah 5 tahun (balita), demam adalah suatu kondisi dimana suhu tubuh mencapai lebih dari 37.50C. Demam sangat umum terjadi pada anak dan balita. Lebih dari 60% orangtua dengan anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun mengakui bahwa paling tidak satu kali anak mereka pernah terserang demam. Yang melegakan adalah, sebagian besar anak yang terserang demam dapat pulih tanpa komplikasi apapun setelah beberapa hari.

Biasanya Anda mencurigai anak Anda terserang demam apabila ia lebih panas dari biasa ketika Anda menyentuh dahi, punggung, atau perutnya, selain pipinya yang tampak kemerahan. Apabila Anda mencurigai anak Anda terserang demam, segera pastikan suhu tubuhnya dengan menggunakan termometer. Termometer digital yang aman, akurat, dan murah dapat dengan mudah dibeli di supermarket atau apotik terdekat. Anda harus selalu memantau suhu tubuh anak dengan termometer.

Hindari hanya berpatokan dengan rabaan tangan karena hasilnya sama sekali tidak akurat. Dengan memberi banyak asupan cairan untuk membantu menurunkan suhu dan mengganti cairan dan elektrolit yang hilang akibat peningkatan panas tubuh. Apabila anak Anda masih berusia di bawah 6 bulan, yang berarti pada usia tersebut hanya boleh diberi Air Susu Ibu , susuilah bayi Anda lebih sering.

Apabila anak Anda sudah dapat menerima cairan lain selain ASI, Anda bisa menawarkan buah atau jus buah. Encerkan jus buah sebelum Anda memberikannya pada anak Anda dengan proporsi setengah air, setengah jus buah. Sambil memberikan banyak cairan, Anda juga harus memantau tanda-tanda dehidrasi seperti mulut dan bibir kering, mata cekung, bayi menangis namun tidak ada air mata yang keluar, dan jarang buang air kecil. Apabila Anda mencurigai anak Anda mengalami dehidrasi, jangan tunda untuk segera pergi ke dokter.

Tetap memperhatikan asupan nutrisinya termasuk dalam salah satu cara mengatasi demam  balita. Apabila anak Anda berusia di atas 6 bulan, artinya ia sudah dapat menerima makanan padat sebagai pendamping ASI. Tetap berikan makanan pada anak Anda, namun jangan paksa ia untuk makan. Anak yang sudah balita sekalipun, biasanya hanya mau mengkonsumsi makanan lunak ketika sakit. Oleh sebab itu, Anda dapat memberikan makanan yang lunak, tidak begitu berbumbu, dan rendah serat.

Demam Pada Bayi Tidak Kunjung Turun Ini Yang Harus Bunda Lakukan

Saat anak demam dan menggigil, tidak jarang orangtua memakaikan baju atau selimut tebal. Tanpa disadari, hal ini justru akan membuat demam tidak segera turun, bahkan semakin naik. Cara mengatasinya adalah, atur suhu ruangan agar terasa nyaman tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Apabila suhu ruangan panas atau lembab, menyalakan kipas angin dapat membantu. Pakaikan baju tipis pada anak, dan ketika tidur cukup pakaikan selimut tipis.

Acetaminophen dan ibuprofen dapat membantu menurunkan demam pada anak. Pada bayi yang berusia di bawah 3 bulan, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum memberikan obat penurun panas. Ketahui berat badan anak Anda dan cek instruksi pemberian obat yang tertera di kemasan. Acetaminophen dapat diberikan setiap 4 hingga 6 jam, sedangkan ibuprofen dapat diberikan setiap 6 hingga 8 jam.

Hindari memberikan obat meleibih dosis yang direkomendasikan. Hindari memberikan ibuprofen pada bayi yang berusia di bawah 6 bulan, juga hindari memberikan aspirin pada anak kecuali Anda telah berkonsultasi dengan dokter dan dokter membolehkannya. Apabila Anda ingin memberikan ibuprofen pada anak sementara anak Anda memiliki riwayat asma, konsultasikan terlebih dulu dengan dokter.

 

Cara mengatasi demam pada bayi yang bisa Anda lakukan di rumah yang berikutnya adalah mengompres buah hati Anda dengan air hangat. Kompres di ketiak dan lipatan pahanya. Hindari menggunakan air dingin, alkohol, atau es. Suhu dingin dari air dingin, es, maupun alkohol justru akan membuat suhu tubuh makin meningkat.

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY