Cemilan Sehat Untuk Bayi Kapan Waktu Pemberian Yang Tepat?

Cemilan Sehat Untuk Bayi Kapan Waktu Pemberian Yang Tepat?

5
0

Your Ads


Cemilan Sehat Untuk Bayi Kapan Waktu Pemberian Yang Tepat?Scary Mommy

Bayi mulai bisa diberikan cemilan sehat sejak usia enam bulan. Pemberian makanan pada bayi sebelum usia enam bulan dapat membahayakan bagi pencernaan bayi karena ukuran ususnya yang masih sangat kecil. Pada usia awal pemberian makanan bayi pendamping asi, tekstur makanan yang diberikan dimulai dari yang paling lembut. Seiring pertambahan usia bayi dan pertumbuhan giginya, tekstur makanan bayi yang diberikan bisa semakin kasar untuk melatih daya kunyahnya.

Biasanya makanan bayi utama diberikan sebanyak tiga kali dalam sehari. Untuk itu, cemilan sehat untuk bayi disarankan untuk diberikan diantara makan pagi dan siang serta makan pagi dan malam. Hindari memberikan cemilan di waktu yang berdekatan dengan jam makan utama karena akan mengurangi nafsu makan bayi. Porsi yang diberikan sebagai cemilan sehat pun harus diperhatikan. Berikan cemilan dalam porsi kecil agar bayi juga tidak kehilangan selera saat jam makan utama tiba.

Tips Memilih Cemilan Sehat Penambah Berat Badan Si Kecil

Cemilan yang baik sebagai makanan bayi adalah yang kaya akan nutrisi dan rendah lemak, gula, dan garam. Buah yang disarankan sebagai cemilan bayi antara lain adalah yang memiliki tekstur lebut seperti pisang, alpukat, pepaya, dan mangga. Utamakan memilih cemilan sehat bagi bayi yang berasal dari bahan-bahan segar. Perhatikan juga teksur makanan bayi dalam kemasan. Untuk bayi berusia enam bulan pilihlah makanan bayi yang mudah lumer oleh air liur agar bayi tidak tersedak.

Di setiap tahap pertumbuhan usia bayi, Ibu perlu cerdas memilih makanan pendamping ASI yang tepat. Pasalnya, tiap bertambahnya usia, bayi membutuhkan nutrisi yang berbeda. Ketidaktahuan ibu terkait ini sangat berpengaruh dalam tumbuh kembang bayi ke depannya. Penting diingat bahwa nutrisi sangat diperlukan bayi karena ia masih dalam rentang golden age. Amat disayangkan jika dalam masa golden age ini bayi tidak mendapat suplai nutrisi yang dibutuhkan.

Bayi mulai diperbolehkan untuk makan selain ASI mulai usia 6 bulan. Ini adalah rekomendasi WHO yang masih berlaku hingga sekarang. Bayi sangat perlu diberikan nutrisi selain ASI karena seiring bertambahnya usia diperlukan juga asupan nutrisi yang tak hanya berasal dari satu sumber saja. Bayi sudah perlu diperkenalkan berbagai macam jenis makanan agar ia mulai untuk mengenal rasa.

Pemberian makanan selain ASI selain untuk memberikan kebutuhan energi juga memberikan suplai protein dan zat-zat lain untuk tumbuh kembang secara normal. Meski bayi telah mulai diberikan makanan tambahan, ASI tetap harus diberikan hingga usia dua tahun. Kandungan dalam ASI masih tetap dibutuhkan untuk pertumbuhan bayi.

 

Kandungan Nutrisi Dalam Cemilan Sehat Buah Hati Anda

Tiap tahap perkembangan bayi tentu memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda. Pembahasan kali ini akan spesifik membahas pada kebutuhan nutrisi untuk bayi usia 8 bulan saja. Perlu diketahui bahwa usia 8 bulan ini telah terjadi cukup banyak perubahan baik kemampuan motorik kasar, halus, maupun kemampuan berbicara. Normalnya di usia ini bayi lebih aktif dengan berusaha merangkak dan berusaha duduk. Hal tersebut harus ditopang dengan asupan nutrisi yang setara.

Saat bayi sudah menginjak usia 8 bulan harapannya ia sudah bisa mengonsumsi bubur maupun sereal. Oleh karenanya diharapkan di usia ini mulai mengenal makanan lain yang bertekstur lebih kasar. Prinsip dalam memberikan makanan pada bayi adalah perlahan-lahan dan kontinyu. Selain agar anak menghafal rasa juga untuk mengetahui reaksi alergi. Tekstur yang dipilih harus yang lebih meningkat dari sebelumnya.

Hal yang perlu diingat adalah kehati-hatian Ibu dalam memilih makanan. Bisa jadi bayi memiliki alergi pada makanan tertentu. Hal tersebut bisa diantisipasi dengan mencobakan sedikit demi sedikit namun teratur pada saat awal sehingga ketika diketahui bayi alergi, dampak yang ditimbulkan bisa diminimalisir. Berikan sayuran dan juga berbagai macam buah agar bayi lebih terbiasa untuk mengenal rasa. Buah yang diberikan tentu saja yang bertekstur lembut.

Hindari buah yang mengandung gas semacam nangka, durian, atau buah yang terlalu berasa asam. Usahakan untuk membuat olahan bahan tertentu dengan berbagai varian agar menghindari rasa bosan yang biasa terjadi pada bayi. Untuk meningkatkan selera makan bayi, bisa ditambahkan penambah rasa yang aman dikonsumsi bagi bayi seperti keju, margarin, maupun butter. Untuk buah bertekstur lembut bisa diberikan usai dikerok dan atau dilumatkan.

Pemberian potongan buah yang diiris kecil-kecil bisa dicobakan dengan tujuan untuk merangsang gigi, namun tetap harus dengan pengawasan ya. Cemilan sehat dari berbagai macam biskuit bisa diberikan untuk selingan agar bayi tidak cepat merasa bosan. Porsi makan yang dibutuhkan bayi usia 8 bulan ini adalah seperempat hingga setengah cangkir sereal. Selain itu juga membutuhkan setengah cangkir untuk sumber protein.

Jika bayi sama sekali masih belum bisa dicobakan makanan bertekstur kasar, maka konsumsi makanan macam buah maupun sayur yang dihaluskan masih bisa diberikan. Sayur maupun buah yang diberikan bisa semacam pisang, alpukat, wortel maupun umbi. Beberapa bahan yang sekiranya perlu dimasak semacam umbi dan wortel, harus dimasak dahulu. Asupan protein bisa diberikan dari ikan tanpa duri atau daging ayam yang telah dimasak matang dan telah dipotong halus.

 

Jika bayi sudah mulai mau diberikan makanan yang bertekstur kasar, makanan yang tadinya dimasak berupa bubur kini bisa cukup dengan ditumbuk halus saja, tak perlu dijadikan bubur. Cemilan sehat dari buah bisa dicobakan dengan mengirisnya kecil-kecil.  Biskuit bayi juga mulai diberikan dengan potongan kecil-kecil.

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY