Cemilan Anak 1 Tahun Pelatih Gerak Motorik

Cemilan Anak 1 Tahun Pelatih Gerak Motorik

7
0

Your Ads


Cemilan Anak 1 Tahun Pelatih Gerak Motorikwww.awalsehat.nestle.co.id

Ngemil sepertinya tak pernah kenal umur. Orang dewasa, remaja, sampai dengan anak yang bicara saja belum jelas senang dengan makanan ringan. Era kini, cemilan anak 1 tahun kerap tersedia di pasaran mengingat permintaan terus meningkat. Tapi, tahukah pembaca bahwa ada pembelajaran dibalik sesi nyemil?

Definisi cemilan adalah segala jenis makanan dalam porsi kecil yang tidak perlu mengandung nutrisi ataupun mengisi perut. Gampangnya, tujuan orang nyemil, adalah memanjakan lidah. Tak peduli jenis makanan seperti apa yang masuk dalam perut. Karenanya, dibanding sesi makan ringan hanya memanjakan lidah, lebih baik digunakan untuk belajar. Caranya, tentu saja finger food.

Bagi orang dewasa yang telah capai pertumbuhan maksimal, tentu mengenggam bukan tugas sulit. Trik sulit seperti menangkap 3 bola secara simultan saja mampu dilakukan. Sedangkan, untuk bayi, koordinasi tangan dengan tubuh tidak selalu seimbang. Malah, bayi menemukan perintah otak agar tangan mengenggam sedikit sulit. Finger food atau makanan dengan potongan pas digenggam tangan akan sangat membantu latihan motorik bahkan otak.

Sumpit asal jepang ternyata menyimpan tantangan tersendiri. Tidak hanya tangan diharapkan mengenggam suatu objek, namun pengelihatan harus awet guna pastikan makanan berhasil dicapai. Bahkan bisa dibilang, kecerdasan seorang anak sangat mungkin didapat dengan penggunaan ujung jari. Semakin sering anak mengenggam sesuatu, maka semakin tinggi kemungkinan kepintaran meninggi. Tak perlu muluk-muluk kategori finger food  sangat mudah diperoleh, seperti:

  1. Pisang

Buah kuning, lucu dan menggemaskan ini banyak dijual di pasaran. Rasanya, tak lengkap kalau tukang jual (bakul) buah tak jualan pisang. Harga ekonomis serta cara makan pisang yang terbilang praktis juga menjadi daya Tarik tersendiri bagi konsumen dari berbagai kalangan. Bayi sekalipun bisa nikmati buah warna kuning panjang ini.

Anak-anak cenderung menyenangi pisang sebagai barang “mentah” maupun barang jadi. Dapat dilihat pada toko roti, bagaimana rasa pisang dikombinasikan dengan selai, ataupun kue dikreasikan menggunakan pisang. Tak perlu ribet, kalau di rumah potong-potong kecil saja sudah jadi finger food murah nan cepat.

  1. Kacang polong masak
    Warna hijau kadang tak menarik perhatian si kecil, namun jangan lupa, bentuk juga pengaruh. Ya, lain dengan sayuran sejenisnya, kacang polong berbentuk bulat nan lucu. Apalagi, kacang polong tidak hanya menang kontes “imut” namun kandungan serta manfaatnya pada pikiran sangat patut peroleh tepuk tangan. Kadang kecil dianggap lemah, padahal pada pelatihan motorik makin kecil justru makin baik. Semakin sulit digenggam, berarti mata dipaksa untuk fokus dan jari diminta untuk kreatif. Inilah kenapa bila kacang polong disediakan sebagai cemilan, lengkap dengan perintah agar anak makan sendiri, otaknya makin terasah tajam.
  1. Kacang hijau
    Bubur kacang hijau terbilang makanan yang cukup tradisional di daerah Asia. Sejak jaman dahulu kala beberapa hidangan sering gunakan kacang hijau. Nah, tahukah ayah bunda bahwa kacang hijau tak kalah seru dengan kacang polong. Keduanya punya tekstur mini dan menantang untuk digenggam oleh anak. Harap diingat, ketika memilih kacang hijau untuk cemilan pastikan tekstur matang memang empuk.
  1. Ayam suwir
    Winner winner chicken dinner
    Para pemenang dapat makan ayam. Ya, semenjak dahulu kala, ayam telah jadi favorit banyak orang. Daging empuk, manis, dengan tekstur yang garing namun gurih menarik sebagian besar cita rasa anak. Jangan salah, ayam suwir juga bisa dijadikan bagian cemilan. Bahkan, untuk anak susah makan, ayam suwir bisa dikategorikan makanan berat, lho. Asal orang tua bisa “licin otak” dalam menghidangkan.
  2. Wortel masak

Wortel biasanya hanya digunakan sebagai pemanis sayuran saja. Padahal, kalau ditilik lebih lanjut, wortel sebetulnya sangat mungkin dimakan sebagai “bintang utama”. Dalam artian, wortel disediakan sendiri tanpa ada kombinasi sayuran lain.

Masakan Indonesia kemungkinan besar tak terbiasa dengan keberadaan wortel sebagai bahan nyemil. Padahal, rasa wortel cukup manis dan menggiurkan, sehingga bisa dibilang wortel sangat menarik untuk dikategorikan cemilan. Anak bahkan tak akan sadar wortel tergolong makanan yang biasanya dimusuhi. Warna merah mencolok dari wortel bisa kecoh kesadaran kognifit buah hati ayah bunda.

  1. Remah roti
    Makanan paling praktis bisa dibilang adalah roti. Kalau pergi kerja tak sempat sarapan pasti roti menjadi hidangan utama. Orang tua juga bisa mulai mengenalkan alternatif roti sehat seperti gandum di usia yang belia. Apabila mengharuskan roti untuk makanan berat sepertinya akan sedikit berat. Pasalnya, berbeda dengan nasi, roti sangat sulit dijadikan empuk.Langkah kecil nan mudah seperti meremas roti ternyata cukup baik. Dengan menghancurkan roti hingga tekstur kecil, akan membuat dirinya mudah mencerna dalam mulut. Tekstur lembut remah roti akan rangsang setiap indera pada jarinya. Disinilah kesempatan untuk melatih otak yang diharapkan.
  2. Kubik keju

Keju, siapa sih yang tidak kenal? Terima kasih kepada dunia maya yang berhasil jadi batu loncatan ketertarikan bidang kuliner terhadap keju. Bayangkan saja, melihat tarikan keju elastis langsung terbayang rasa asin dengan tekstur susu di mulut. Jangan salah, buah hati ayah bunda juga bisa rasakan manfaat keju lho.

Produk pasaran tak pernah mau ketinggalan dalam inovasi. Melihat tingginya permintaan keju, baik dimakan mentah maupun dijadikan kombinasi dengan jenis makanan lain, rasa keju patut diacungi jempol. Terlebih kandungan kalsium yang cukup tinggi, buat keju cemilan anak 1 tahun yang cukup efektif bagi perkembangannya.(HN)

 

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY