Cara Menjaga Dan Meningkatkan Air Ketuban Selama Kehamilan

Cara Menjaga Dan Meningkatkan Air Ketuban Selama Kehamilan

19
0

Your Ads


Air ketuban, atau cairan amnion, adalah cairan yang terdapat dalam ruangan yang diliputi selaput janin. Berat jenis cairan ketuban ini sekitar 1.080. Makin tua usia , makin turun berat jenisnya, hingga menjadi 1.025-1.010. Kekurangan air ketubaCara Menjaga Dan Meningkatkan Air Ketuban Selama Kehamilann selama masa kehamilan merupakan hal yang sangat membahayakan bunda, dan terutama sangat membahayakan bagi bayi didalam kandungan. Resiko kematian bayi, kelahiran prematur, hingga bayi sungsang bisa terjadi karena  kekurangan cairan ketuban dalam rahim.

Oleh sebab itu sangat penting bagi seorang ibu mengecek secara rutin volume air ketuban yang mereka miliki. Jika mereka dinyatakan kekurangan air ketuban oleh dokter, berikut adalah beberapa metode alami yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan volume air ketuban.

Berikut adalah beberapa cara mudah menjaga dan meningkatkan air ketuban :

  1. Minum air putih

Mengkonsumsi air putih setidaknya 8 hingga 10 gelas setiap hari merupakan salah satu cara yang paling sederhana dan paling mudah untuk meningkatkan cairan ketuban dengan begitu Anda tidak akan mengalami dehidrasi atau dengan begitu air ketuban akan tetap dalam kondisi normal. Sebenarnya ketika seseorang meningkatkan jumlah air yang ada di tubuh mereka. Secara otomatis cairan ketuban pun juga akan meningkat.

 

  1. Mengkonsumsi buah-buahan yang kaya air

Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk menambah jumlah air ketuban adalah dengan mengkonsumsi buah-buahan yang memiliki kandungan air. Selain itu, mengkonsumsi buah-buahan juga bisa bermanfaat sebagai sumber nutrisi yang baik untuk Anda dan bayi.

Dengan banyak mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran yang memiliki konsentrasi air tinggi, akan memastikan bahwa Anda memiliki cukup cairan untuk ketuban.

Berikut adalah beberapa buah-buahan dan sayuran yang memiliki konsentrasi air cukup tinggi.

Buah-buahan

  • Mentimun 97,7% air
  • Selada 95,6% air
  • Seledri 95,4% air
  • Lobak 95,3% air
  • Paprika hijau 93 ,9% air
  • Kembang kol 92, 1% air
  • Bayam 91,4% air
  • Wortel 90,4% air

Sayuran

  • Semangka 91,5% air
  • Tomat 94,5% air
  • Belimbing 91,4% air
  • Strawberry 91,0% air
  • Jeruk 90,5% air, dan
  • Melon 90,2% air
  1. Suplemen herbal

Herbal dapat bertindak sebagai diuretik yang membuat Anda harus membuang air kecil secara berlebihan harus dihindari. Semakin banyak Anda pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil, kemungkinan untuk kekurangan cairan pun semakin besar.

Penting bagi Anda tetap terhidrasi atau mendapatkan cukup cairan.

Saat anda dan tidak memiliki cukup cairan ketuban, cobalah untuk menjauhi suplemen herbal yang mungkin bisa membuat Anda buang air kecil terus-menerus.

Suplemen herbal apa saja yang dapat membuat seseorang terus-menerus ke kamar kecil? Diantaranya adalah suplemen herbal yang mengandung ekstrak dandelion, biji seledri, dan peterseli.

  1. Jauhi alkohol

Jika Anda sedang hamil. Cobalah untuk menghindari alkohol, karena alkohol sangat tidak baik untuk kesehatan bayi. Selain itu alkohol juga dapat menyebabkan seseorang mengalami dehidrasi dan menyebabkan tingkat cairan ketuban seseorang menjadi menyusut.

Alkohol yang dikonsumsi oleh akan dibawa oleh darah menuju plasenta dan bayi. Hati bayi tidak dapat memproses alkohol sehingga dapat sangat berbahaya untuknya.

Tidak hanya bayi hati orang dewasa juga tidak dapat memproses alkohol.

  1. Olahraga ringan

Jika dokter mengatakan bahwa Anda tidak harus istirahat. Anda bisa menambah jumlah cairan ketuban melalui latihan atau olahraga ringan setidaknya 35 menit – 45 menit setiap hari, ini dapat meningkatkan aliran darah di sekitar rahim dan plasenta meningkat.

Predaran darah yang meningkat secara otomatis akan meningkatkan produksi cairan dan urine bayi di kandungan Anda. Ketika seorang bayi di dalam kandungan Anda membuang air kecil lebih sering, makan cairan didalam ketubanpun akan meningkat.

Beberapa olahraga ringan yang bisa Anda lakukan di antaranya adalah berenang, aerobik, dan jalan kaki.

  1. Berbaring ke sisi kiri

Jika dokter Anda meminta Anda untuk tetap tinggal di rumah dan beristirahat, Anda bisa berbaring ke sisi sebelah kiri. Ketika seseorang berbaring ke sisi sebelah kiri, darah akan mengalir lebih lancar melalui pembuluh darah, terutama di pembuluh darah sekitar rahim. Hal ini memicu aliran darah ke bayi menjadi lebih lancar. Dengan begitu, cairan didalam ketuban secara otomatis akan miring.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY