Bubur Bayi 6 Bulan Tanpa Campuran Bahan Pengawet

Bubur Bayi 6 Bulan Tanpa Campuran Bahan Pengawet

3
0

Your Ads


Bubur Bayi 6 Bulan Tanpa Campuran Bahan PengawetMomJunction

Bubur bayi 6 bulan sudah saatnya diberikan ketika si kecil sudah memasuki usia 6 bulan. Pada usia ini adalah waktu yang tepat pula untuk anda memberikan makanan bayi atau Makanan Pendamping ASI. Pada umur 6 bulan, bayi sudah mampu memproduksi enzym-enzym pencernaan sehingga mampu mencerna makanan selain ASI. Pemberian MPASI dapat menurunkan resiko alergi dari makanan bagi bayi jika diberikan tepat pada  usia 6 bulan.

Alasannya adalah sistem pencernaan yang sempurna pada bayi berusia 6 bulan akan menghasilkan IgA, yaitu protein immunoglobin yang memiliki peranan melindungi sistem pencernan. Meskipun IgA dapat dihasilkan dari ASI akan tetapi produksinya rendah, sehingga kemungkinan bayi anda terkena alergi makanan jika diberikan MPASI pada usia dibawah 6 bulan. Selain itu pada usia 6 bulan bayi sudah mengalami perkembangan dalam menggerakan makanan hingga dapat mendorong makanan dari depan ke belakang mulutnya, dengan mekanisme  seperti ini, akan mempermudah bayi anda dalam menelan MPASI yang diberikan.

Bubur Bayi 6 Bulan Harus Mengandung Nutrisi Berikut Ini !

Pada usia 6 bulan merupakan awal bagi bayi anda mengenal asupan nutrisi selain dari ASI, sehingga MPASI harus benar-benar disesuaikan dengan tumbuh kembang bayi anda. Berikut ini beberapa kebutuhan nutrisi pada usia 6 bulan , terutama untuk bubur bayi ;

– Protein

Protein akan membantu dalam memelihara dan memperbaiki jaringan tubuh pada bayi anda sehingga mampu mengontrol fungsi tubuh oleh enzim. Protein yang didapatkan dari ikan laut akan tetapi anda juga harus memilih ikan dengan kandungan mercury yang rendah seperti ikan salmon atau ikan air tawar seperti, ikan lele. Daging ayam giling, daging sapi giling bisa menjadi campuran bubur untuk bayi usia 6 bulan.

– Lemak

Lemak dibutuhkan sebagai sumber energi untuk bayi anda. Menyediakan asam lemak esensial dan vitamin larut merupakan kepentingan nutrisi yang harus dicukupi dalam usia 6 bulan. Lemak yang dihasilkan dari ikan sangat baik untuk perkembangan bayi anda di usia 6 bulan.

– Karbohidrat

Merupakan sumber energi pertama yang dibutuhkan bayi anda untu menyediakan energi selain dari ASI. Pada bayi 6 bulan karbohidrat yang dibutuhkan adalah 68,75 gram-89,39 gram. Dalam menghasilkan karbohidrat bisa dihasilkan dari beras putih atau beras merah.

– Vitamin dan Mineral

Hampir semua vitamin dibutuhkan dalam perkembangan bayi di usia 6 bulan. Vitamin A,B,K,E ,D dan vitamin C. Vitamin tersebut bisa dihasilkan dari beberapa sayuran seperti bayam, labu siam, brokoli, seledri, tomat dan wortel.Sumber buah-buahan yang disarankan pada bayi berusia 6 bulan adalah mangga, semangka, pisang, jeruk, pepaya, alpukat, pir dan apel.

Bubur Bayi 6 Bulan Yang Bergizi

Meski siap untuk makanan padat, tetapi makanan bayi 6 bulan tentu saja berbeda dengan makanan untuk orang dewasa. Mengolah sendiri makanan bayi dapat menjadi cara terbaik untuk memberikan nutrisi sehat dan segar dan memantau kemungkinan alergi. Pada usia 6 bulan, tubuh bayi telah dapat menyangga kepalanya sendiri dan mulai tertarik dengan makanan yang dikonsumsi orang yang lebih dewasa. Inilah saat yang direkomendasikan untuk memberikan makanan pendamping ASI kepada bayi.

Namun tidak semua produk makanan bayi 6 bulan berjenis instan yang dijual di supermarket  mengandung nutrisi dan vitamin karena sebelumnya melalui proses pengolahan yang terlalu panjang. Oleh karena itu, disarankan untuk mengolah sendiri makanan bayi 6 bulan agar bayi mendapat nutrisi dan vitamin terbaik. Makanan bayi usia 6 bulan selain bubur bisa  terdiri dari:

– Sereal, lebih baik pilih yang bebas gluten.

– Buah dan sayuran yang dihaluskan, seperti avokad, pisang, pir, kentang, wortel, brokoli, kol, bayam, apel, stroberi, wortel, anggur, tomat, timun.

– Bubur yang dibuat khusus untuk bayi atau daging yang dihaluskan, seperti ayam atau sapi.

– Bubur tahu.

– Bubur kacang-kacangan: edamame, kacang merah, kacang hijau.

Semua bahan-bahan di atas kemudian dicampur dengan ASI atau susu formula untuk kemudian diberikan kepada bayi. Pada awalnya, bayi 6 bulan hanya mampu mengonsumsi sekitar satu sendok teh sayur dan satu sendok teh buah dalam sekali makan. Tetapi lama-kelamaan porsi ini akan bertambah seiring waktu. Setelah buah dan sayuran, makanan bayi 6 bulan dapat divariasikan dengan kelompok makanan lain, seperti pasta, nasi, roti, telur, atau ikan.

Karena baru pertama kali mencoba makanan padat, maka Anda perlu mencermati apakah Si Kecil mengalami alergi terhadap makanan tertentu. Untuk memudahkan pengamatan, tunggu hingga tiga hari sebelum beralih memperkenalkan jenis makanan lain. Tiga hari adalah waktu yang umumnya diperlukan untuk melihat reaksi alergi, terutama bila ada anggota keluarga dengan riwayat alergi.

Sebagai langkah awal, Anda bisa menggunakan satu jenis bahan untuk dibuat bubur. Berikut ini beberapa bubur yang bisa Anda coba buat dirumah ;

-Bubur pisang

Pisang adalah buah yang kaya serat dan kalium yang aman bagi perut bayi. Namun jangan terlalu sering memberikan pisang karena berisiko menyebabkan konstipasi. Cara membuatnya yaitu  lumat pisang dengan garpu, kemudian tambahkan ASI atau susu formula untuk mengencerkannya.

-Bubur beras merah

Sebagai bahan makanan bubur bayi 6 bulan yang tidak menyebabkan alergi, beras merah yang mudah dicerna bayi adalah pilihan yang tepat. Anda dapat mem-blender beras merah hingga halus. Kemudian tambahkan air dan masak dengan api sedang hingga mendidih. Setelah mendidih, kecilkan api, dan masak kurang lebih hingga 20 menit. Anda dapat menambahkan air hingga konsistensi bubur sesuai dengan yang Anda harapkan.

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY