Anjuran Makanan Ibu Menyusui

Anjuran Makanan Ibu Menyusui

8
0

Your Ads


Anjuran Makanan Ibu MenyusuiSource: Inhabitots

Makanan ibu menyusui merupakan faktor penting dalam tumbuh kembang anak. Wajar saja, si kecil tidak mampu konsumsi apapun selain cairan yang disebut air susu ibu. Sebagai manusia tempat bayi ‘bergantung’, perempuan yang dipanggil ibu bayi tentu harus memikirkan cara menjadikan kualitas susu, minimal, memenuhi standard.

Apa hubungan kualitas dan kelenjar susu?

Ibarat memasak, kelenjar payudara butuh bahan eksternal untuk memenuhi kandungan di dalam air susu ibu. Karenanya, pola makan sehat menjadi faktor penting dalam kualitas air susu ibu. Setidaknya ada 5 makanan yang disarankan selama masa susui, yakni..

  1. Ikan salmon
    Anak cerdas siapa sih, yang tidak mau?
    Jaman modern sekarang ini, kemampuan otot bukan lagi sorotan utama mengingat robot sudah mulai ambil alih sebagian besar pekerjaan manusia. Masa depan anak akan lebih bergantung pada isi kepala, atau setidaknya kemampuan otak itu sendiri. Siapa sangka kalau otak bisa dilatih sejak bayi masih dalam fase persusuan.

    Obrolan seputar perkembangan otak pasti tak lepas dari omega3 dan DHA. Bahkan, negara Jepang kerap bercanda seputar bagaimana seseorang yang ‘lemah otak’ sebaiknya makan mata ikan atau sejenisnya. Tujuannya tetap sama, yakni menambah asupan omega3 dan DHA setiap harinya.

    Ikan Salmon tergolong jenis ikan yang amat kaya DHA dan Omega, bisa dibilang salmon adalah ‘idola otak’. Bunda yang punya akses makan salmon, mampu memberi asupan omega 3 pada si kecil sejak dini. Kemungkinan besar anak akan tumbuh menjadi seorang yang cerdas, paling tidak konsentrasi bukan hal yang sulit dilakukan olehnya.

  2. Kacang-kacangan
    Nonton piala dunia asyiknya sambil cemil kacang. Rasa kriuk mampu gugah hati dan buat diri makin bersemangat untuk menonton. Sejatinya, kacang tidak hadir di dunia sebagai pemuas nafsu makan saja. Diam-diam, keluarga kacang menyimpan manfaat luar biasa yang sulit ditemukan pada elemen lain.

    Salah satu gizi yang diperlukan bunda dan bayi adalah zat besi. Mengingat tanggung jawab utama zat besi adalah memastikan perkembangan sel darah selalu dalam jalur yang tepat. Dapat dibilang, zat besi merupakan elemen penting dalam kehidupan manusia. Tanpa adanya suplai sel darah yang bagus, tubuh akan kesulitan peroleh oksigen.

    Bonus yang ditawarkan keluarga kacang cukup menggiurkan. Secara kalori, kacang tergolong rendah meski kandungannya sangat menggiurkan. Kedua, dari segi uang, kacang sangatlah murah. Kalau dipikir kembali, harga kacang di pasaran sangatlah tak sebanding dengan kandungan di dalamnya. Selama bunda pintar menghidangkan kacang, bahan makanan ibu menyusui satu ini layak dicoba.

  3. Nasi merah
    Oke, usai melahirkan memang tubuh mengalami peningkatan berat badan. Rasa percaya diri mendadak berkurang secara drastis, sebabkan bunda ingin segera laksanakan diet. Berhubung nasi putih menyembunyikan banyak gula, umumnya perempuan yang ingin kehilangan berat badan tidak mau konsumsi makanan pokok Indonesia satu ini. Tapi, tindakan menghindari nasi putih sebaiknya tidak dilakukan bunda.

    Sekilas pandang, menyusui tidak terlihat berat. Bunda cukup duduk manis, memangku bayi dan menyodorkan payudara maka semuanya akan baik-baik saja. Padahal, dibutuhkan energi yang besar untuk produksi air susu ibu sekaligus memberikan kepada si kecil. Dampak dari menghindari makanan kaya karbohidrat bisa beragam, termasuk asupan air susu ibu berkurang banyak.

    Ada baiknya bunda tetap konsumsi karbohidrat, namun dengan sedikit modifikasi. Kini telah ditemukan banyak alternatif karbohidrat sehat yang aman dikonsumsi oleh bunda. Salah satunya dikenal sebagai nasi merah. Ya, makanan pokok satu ini telah menanjaki tangga popularitas akibat gaya hidup sehat yang makin digemari. Berbeda dengan nasi putih, nasi merah mengandung lebih banyak karbohidrat dan serat.

  4. Telur
    Harga telur mungkin tidak seberapa dibanding jenis makanan lain, namun fungsinya patut diberi tepuk tangan. Dalam satu telur tersedia protein, vitamin A, B, dan beragam kandungan lain yang amat berguna untuk pertumbuhan dan menjauhkan tubuh dari kuman penyakit. Ditambah lagi, telur sangat fleksibel dari segi pengolahan.

    Satu butir telur bisa berubah menjadi panekuk, dadar, orak arik, pelengkap nasi goreng, kue, dan masih banyak lagi. Ditambah lagi seseorang sangat mungkin makan sepuluh telur dalam sehari tanpa harus takut kena bisul. Menimbang manfaat telur itu sendiri, sudah pasti produk satu ini layak masuk daftar menu ibu menyusui.

  5. Susu
    Kalsium tidak hanya diperlukan orang dewasa yang telah tumbuh kuat dan segar. Justru, kalsium sangat dibutuhkan oleh bayi kecil yang masih dalam tahap perkembangan. Bayangkan saja, tubuh kecilnya masih rawan dengan resiko patah, dan problematika lainnya. Tentu, tulang kuat nan kokoh adalah permintaan utama.

Bunda tentu sebaiknya minum susu setiap harinya. Pasalnya, kalau kekurangan asupan kalsium, yang ada si kecil tidak akan kebagian. Anak tumbuh kuat dan bukan lemas letoy tentu keinginan utama, jadi jangan sampai lupa.

Kalau bunda khawatir akan berat badan, susu rendah lemak bisa jadi pilihan utama. Produk rendah lemak biasa fokus pada kalsium dan vitamin D tanpa menambah kegemukan. Dengan catatan, bunda tahan rasanya ya. Mengingat rendah lemak, dari segi lidah mungkin tidak terlalu bahagia.

Masih ada banyak lagi jenis makanan yang direkomendasikan untuk bunda, namun daftar diatas layak jadi bahan pertimbangan. Nah, kalau sudah soal penyajian, akan kembali ke selera bunda masing-masing. Asalkan selalu ingat untuk tetap konsumsi makanan ibu menyusui setiap hari.(HN)
 

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY