Anak Telat Bicara? Harus Segera Diatasi Lho Bunda

Anak Telat Bicara? Harus Segera Diatasi Lho Bunda

54
0


Anak Telat Bicara? Harus Segera Diatasi Lho Bundawww.friso.co.id

Penyebab anak telat bicara bisa karena banyak hal lho Bun. Kita selalu menantikan kata pertama yang keluar dari anak-anak kita, sehingga akan terasa mengecewakan dan mengkhawatirkan jika mereka lambat bicara. Tetapi kabar baiknya adalah bahwa sebagian besar anak yang tampaknya lambat berbicara langsung mengejar keterlambatan mereka pada usia 2 tahun. Sekitar satu dari empat anak-anak adalah lambat berbicara dan sebagian besar tidak membutuhkan bantuan khusus untuk mengarahkan mereka perkembangan yang sesuai.

Meskipun perkembangan bahasa sering memiliki kesamaan tetapi kecepatannya bervariasi dari anak ke anak. Sebagai aturan praktis, anak-anak harus bisa mengatakan satu kata pada sekitar 1 tahun, kombinasi dua kata pada usia 18 bulan sampai 2 tahun, dan kalimat  dari tiga kata sebelum berusia 3 tahun. Ketika terapis wicara mengevaluasi keterlambatan bicara, mereka peduli banyak tentang kemampuan pemahaman anak seperti yang mereka lakukan tentang berapa banyak ia berbicara. Misalnya, meskipun biasanya pada usia 18 bulan sudah bisa mengatakan 50 sampai 100 kata, dia bisa jauh lebih paham.

Membuat gerakan dan mengikuti petunjuk dapat menunjukkan bahwa anak Anda memahami dan berkomunikasi dan ada kemungkinan sedikit alasan untuk khawatir. Anda dapat mengukur perkembangan bahasa pada anak Anda. Keturunan dan temperamental dapat mengakibatkan permasalahan keterlambatan bicara dalam bahasa, sebagaimana yang orangtua lakukan mengantisipasi setiap kebutuhan anak Daripada membiarkan dia memintanya sendiri.

Beberapa Penyebab Anak Telat Bicara

Beberapa anak yang cenderung mengalami keterlambatan bicara diantaranya adalah;

– Untuk anak laki-laki

Mereka lebih terlambat dalam perkembangan bicara dibandingkan anak perempuan, meskipun ini biasanya hanya sekitar satu sampai dua bulan. Pada usia 16 bulan, anak laki-laki menggunakan rata-rata 30 kata, sementara anak perempuan cenderung menggunakan sekitar 50 kata.

-Prematur

Bayi yang lahir dini sering memakan waktu lebih lama daripada yang lain untuk mencapai tonggak, namun pada usia 2 mereka biasanya mengejar rekan-rekan mereka. Dokter anak mengatakan bahwa ketika mengukur perkembangan bayi prematur, orang tua harus mulai menghitung dari tanggal jatuh tempo anak seharusnya lahir, bukan tanggal lahirnya. Seorang anak yang lahir tiga bulan lebih awal bisa tampak seperti mengalami keterlambatan bicara, tetapi mungkin lama kelamaan akan baik-baik saja.

-Kelipatan

Terapis wicara memperkirakan bahwa sebanyak 50 persen dari semua kelipatan mengalami keterlambatan bicara. Prematuritas, berat badan lahir rendah, dan intervensi medis saat lahir  yang semuanya terjadi lebih sering di antara kelipatan dapat mengakibatkan keterlambatan bahasa.

– Anak-anak dengan infeksi kronis telinga

Jika cairan di telinga terus berlanjut selama berbulan-bulan pada satu waktu terutama selama tahun pertama, ketika seorang anak mulai memproses bahasa hal tersebut dapat menyebabkan pendengaran yang buruk sehingga dapat lambat bicara.

– Anak-anak yang difokuskan pada keterampilan lain

Jika seorang anak terlambat bicara, tapi perkembangannya secara keseluruhan berjalan sesuai jadwal, dia mungkin hanya akan mencoba untuk menyempurnakan satu keterampilan, seperti berjalan dan mengorbankan berbicara atau memberikan terapi anak lambat bicara.

Cara Mengatasi Anak Telat Bicara

Anak dikatakan mengalami keterlambatan bicara bila usia 10-15 bulan tidak mampu memahami pembicaraan orang lain. Ia tidak mampu mengucapkan 4-6 kata di usia 11-20 bulan. Atau tidak dapat mengerti pembicaraan orang lain di usia sekitar 24 bulan. Penyebab gangguan bicara dan bahasa salah satunya adalah dari proses pendengaran, penerus impuls ke otak, otak, otot atau organ pembuat suara.

Keterlambatan bicara masuk dalam katergori nonfungsional, yaitu disertai kelainan neurologis bawaan, kecacatan pada wajah misal mulut besar, rahang sangat kecil, telinga hampir sepenuhnya hilang, perawakan pendek, mikrosefali atau ukuran kepala terlalu kecil, makrosefali atau ukuran kepala bayi terlalu besar, infeksi otak, gangguan anatomis telinga, gangguan mata atau cerebral palsy.  Beberapa hal juga bisa menjadi penyebab keterlambatan anak bicara. Misalnya, masalah pada pendengaran karena anak mengalami infeksi telinga. Retardasi mental dan gangguan pada perkembangan, seperti autisme, juga bisa jadi penyebab.

Saat anak mengalami keterlambatan bicara fungsional, umumnya kemampuan bicara akan berkembang sebagaimana mestinya setelah anak memasuki usia 2 tahun. Anak tipe ini memiliki fungsi reseptif atau penerimaan dan kemampuan pemecahan masalah visual-motorik dalam keadaan normal. Ia hanya mengalami gangguan fungsi ekspresif. Bisa juga anak malas bicara ekspresif karena ada kakak yang banyak bicara. Atau, ia tinggal dalam lingkungan yang menggunakan dua bahasa.

Keterlambatan bicara fungsional biasanya tidak butuh penanganan secara khusus. Anda cukup meningkatkan kemampuan bicara ekspresif anak, dengan cara membacakan cerita, ceritakan kejadian sehari-hari dan bernyanyi bersamanya. Keterlambatan bicara nonfungsional harus dilakukan stimulasi dan intervensi sejak dini secara khusus oleh tenaga profesional sesuai penyebabnya. Semakin dini upaya dilakukan, makin meningkatkan keberhasilan penanganan.

Kemampuan bicara anak yang sangat perlu diperhatikan oleh orang tua. Meskipun kecepatan perkembangan bicara dan bahasa tiap anak berbeda-beda. Tetapi orang tua perlu waspada ketika pada umur 3 tahun anak belum bisa bicara, atau mengalami keterlambatan perkembangan bicara. Telat bicara adalah gangguan perkembangan bahasa, yang dalam bahasa Inggris disebut Developmental Language Disorder (DLD). DLD atau gangguan perkembangan bicara dan bahasa tidak menjadi bahaya, asalkan mendapatkan penanganan yang tepat.

Anak-anak dengan kondisi DLD tidak digolongkan ke dalam kategori Autis. Sebenarnya, Anak yang mengalami keterlambatan bicara atau anak telat bicara memiliki kondisi perkembangan emosional, intelegensi dan sosial yang normal seperti anak yang lainnya. Umumnya, pada sekitar usia 3-5 tahun, anak sudah bisa menunjukkan kemajuannya dalam berbicara. Menginjak umur 3 tahun, anak dapat bicara dengan menggunakan 2-3 kata serta kata tanya.

 

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY