4 Cara Mengenalkan Warna Pada Anak Berikut Diantaranya!

4 Cara Mengenalkan Warna Pada Anak Berikut Diantaranya!

15
0

Your Ads


4 Cara Mengenalkan Warna Pada Anak Berikut Diantaranya!pondokibu.com

Cara mengenalkan warna pada anak memang bisa dilakukan dengan berbagai macam cara.  Anak-anak sering mempelajari nama-nama kata benda sebelum mereka mempelajari kata-kata yang lebih jelas mengenai suatu benda, misalnya saja warna-warna dari benda yang mereka pegang. Pada umumnya anak-anak akan memiliki kemampuan mengenal nama-nama warna pada saat ia akan beranjak usia 3 tahun.

Anda bisa menggunakan makanan untuk bermain dan berbahasa dengan menyusun berdasarkan warna. Berikan anak snack dengan berbagai macam warna di piring, lalu tantang anak untuk menyusun snack-snack tadi berdasarkan warnanya. Anda juga dapat menggunakan bermacam-macam jenis buah, sayuran berwarna, dan snack ringan. Umumnya anak suka dengan berbagai snack, namun jangan asal memberikannya.

Cara Mengenalkan Warna Pada Anak Usia 3 Tahun

Pada usia ini, anak seharusnya sudah bisa mengenal paling tidak empat nama warna. Untuk anak-anak dengan gangguan berbahasa, biasanya akan menjadi lebih rumit dan membutuhkan waktu lebih lama. Oleh karena itu, Anda bisa mencoba beberapa instruksi ini untuk mengajarkan warna melalui kegiatan berikut ini ;

– Minta anak memilih pakaiannya berdasarkan warna. Minta anak  mengidentifikasi barang-barang dalam lemari, yang sama atau yang berbeda. Jika mereka dapat memahami cara ini, minta mereka menyusun pakaian sesuai warna, seperti menempatkan sepasang kaos kaki atau menyocokkan baju dan celana dengan warna yang sama.

– Susu merupakan media baik untuk bermain warna menggunakan pewarna makanan. Anak-anak dapat berkreasi dengan mencampur warna dan menceritakan tentang warna-warna baru yang telah mereka buat. Ceritakan juga warna awal yang Anda gunakan dan warna akhir yang Anda dapatkan. Sebagai catatan biru digabung dengan merah menjadi ungu, dan biru digabung dengan kuning menjadi hijau.

– Beberapa aplikasi iPad yang menyenangkan dapat memotivasi dan melibatkan anak dalam permainan belajar mengenal warna. Cobalah permainan Color Me Pete, yang mengajak anak Anda bangun dari kursinya dan mulai berinteraksi dengan lingkungannya.

Color Me Pete adalah permainan yang meminta pengguna untuk menelusuri lingkungan mereka melalui warna-warna tertentu menggunakan kamera iPad.  Saat Anda menemukan warna yang matching, tekan layar untuk memilih. Color Me Pete mengetahui warna yang telah ditekan dan akan memberitahu apakah warnanya matching atau tidak.

– Ajak anak bermain permainan yang mudah atau gunakan benda-benda dari permainan Twister, UNO atau Pop Up Pirate. Semua permainan tadi menggunakan benda-benda yang berwarna dan bahkan jika anak tidak bisa bisa bermain seperti yang diarahkan, Anda dapat memodifikasi permainan tersebut.

Misalnya Twister, jika anak belum mengerti mana sebelah kanan dan sebelah kiri, lompati saja bagian itu dan langsung bermain freeze dance on the mat, dimana ketika musik berhenti, tanya anak, warna apa yang mereka sentuh.

Mengenalkan anak pada warna dimulai dengan warna-warna primer, yaitu merah, kuning dan biru. Setelah itu, baru Anda mengenalkannya pada warna-warna turunan tiga warna tersebut, seperti hijau, merah muda, oranye dan lain-lain. Jika Anda ingin mengenalkannya dengan suatu warna baru, gunakan satu hari khusus untuk mengulang-ulang warna itu.

Anda bisa mengajaknya belajar warna saat bermaian puzzle atau playdough, mewarnai dengan krayon, atau ketika mengenalkan obyek-obyek di buku yang sedang dibaca. Bila balita salah menyebutkan warna ungu menjadi biru, jangan menyalahkannya. Sebaliknya Anda beritahu nama warna yang benar dengan cara yang menyenangkan.

Mengenal warna berlangsung bertahap dan berkaitan erat dengan perkembangan penglihatan balita. Anak yang perkembangannya normal, biasanya sudah bisa mengenal perbedaan warna sejak usia 18 bulan. Pada masa itu ia mulai mengenali persamaan dan perbedaan bentuk, ukuran, dan tekstur. Namun, baru pada usia 3 tahun, anak mulai benar-benar kenal warna.

Cara Mengenalkan Warna Pada Anak TK

Mengenalkan warna-warni pada anak sangat lah berpengaruh positif, karena warna yang terang dari benda membuat imajinatif nya meningkat.  Biasa nya guru akan mengenalkan dengan gambar-gambar yang di cetak tetapi yang lebih bagus nya langsung mengenalkan benda yang berwujud dalam kenyataan.

Sikap guru dalam mengajarkan warna-warna harus di lakukan secara berkelanjutan dengan menghabiskan waktu sekitar 20 menit dari satu harinya. Hal ini bertujuan agar pengetahuan anak bertambah tumbuh dengan baik dan saraf otak nya berfungsi secara maksimal.

Mengenalkan warna itu memiliki tingkatan yang dilihat dari usia anak tersebut agar lebih efektif dan cocok.

Misalnya , kepada anak usia 2 tahun seharusnya di kenalkan warna yang dasar dulu yaitu merah, kuning dan biru. Setelah selesai mengenalkan warna vocal tersebut barulah guru atau orang tua mrengenalkan warna yang lainnya, Cara mengenalkan warna dengan menggunakan gambar benda atau sesuatu hal yang ada di sekeliling anak baik di rumah, sekolah maupun masyarakat luas.

Setelah anak secara konkret mengenal warna-warna, maka guru atau guru mengetes dan melatih anak untuk bisa melafalkan warna dengan suara yang jelas. Hal ini dapat dilakukan dengan cara permainan , agar anak lebih senang , tidak bosan dan gampang di ingat. Cara ini mendukung pembelajaran tentang mendengar dan melihat pada anak.

Biarkan anak menyentuh warna-warna yang sudah diketahui nya agar lebih nyata dan terasa tektur dari benda tersebut. Adapun fungsi dari pengenalan warna-warna pada anak adalah warna-warni akan menumbuhkan otak untuk anak usia 0 – 10 tahun pada otak dan syaraf tubuh yang lain. Di usia tersebut syaraf otak anak dapat tersambung secara optimal. Cara mengenalkan warna pada anak bisa dilakukan dimana saja dan dengan objek apa saja.

 

Share and Enjoy



Source link

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY